Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengomentari maraknya penolakan shalat jenazah bagi warga DKI yang memilih calon tertentu dalam Pilkada. Anies menyerukan kepada warga agar tetap melaksanakan apa yang semestinya dilakukan terhadap jenazah, tanpa memandang orientasi politik mereka.
“Meskipun partai politik pengusung Anies-Sandi, tim kampanye Anies-Sandi maupun relawan tidak pernah membuat spanduk ancaman dan tidak menganjurkan namun kami tetap perlu menyampaikan beberapa butir seruan sebagai berikut: Menyerukan kepada warga untuk tetap menunaikan seluruh ketentuan hukum dan setiap kewajiban terhadap jenazah, serta menurunkan spanduk ancaman penolakan shalat jenazah,” kata Anies dalam pernyataan yang ia unggah ke akun Twitternya, Sabtu (11/3/2017).
Anies juga meminta seluruh relawan pendukung dirinya dan pasangannya, Sandiaga Uno, untuk turun tangan apabila ada warga yang kesulitan melakukan pengurusan jenazah.
“Kepada seluruh relawan pendukung pasangan Anies Sandi, saya minta agar para relawan bersama dengan warga dan para tokoh/ulama untuk turun tangan dan terlibat langsung membantu apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pengurusan jenazah bagi tiap warga yang memerlukan,” lanjut Anies.
Sebelumnya diberitakan, spanduk berisi ancaman penolakan untuk menshalatkan jenazah pendukung calon gubernur tertentu muncul di sejumlah masjid. Pada Jumat (10/3/2017), Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Timur menerima pengaduan dari perwakilan warga Jakarta Selatan soal soal adanya pengurus masjid yang menolak membantu mengurus jenazah pendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Tadi baru ada laporan jam 11, kejadiannya kemarin (Kamis). Mereka menolak mengurusi kematian pendukung Ahok," kata salah satu Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Timur Joemenar kepada Suara.com, Jumat (10/3/2017).
Tapi akhirnya, pengurus masjid bersedia membantu mengurus dan menyalatkan jasad setelah bersedia membuat perjanjian untuk memilih pasangan selain Ahok-Djarot Saiful Hidayat di pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017.
"Pengurus masjid mau mengurusinya setelah akhirnya pihak keluarga membuat berita acara kalau kedepannya memilih pasangan calon yang lain," kata Joemenar.
Joemenar kasihan dengan warga hanya karena urusan beda pilihan politik, urusannya sampai sejauh itu. Itu sebabnya, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Timur menyatakan siap membantu warga yang jenazahnya tidak ada yang mau mengurusi gara-gara mendukung Ahok.
"Kalau ada kasus seperti ini bisa hubungi saya langsung. Saya siap terima telepon saja, kami sudah koordinasi, semuanya siap, sampai kain kafan kami siap," kata dia.
Selain penolakan menshalatkan jenazah, sempat muncul pula spanduk menolak jenazah pendukung Ahok di salah satu pemakaman umum di kawasan Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Berita Terkait
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok