Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI Miryam S Haryani akan dihadirkan untuk dikonfrontasi dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam sidang lanjutan kasus korupsi lelang proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).
Konfrontasi itu dilakukan karena Miryam pada persidangan sebelumnya menyatakan mencabut seluruh keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) KPK. Ia mengakui mendapat tekanan dari tiga penyidik lembaga antirasuah itu ketika dimintakan keterangan.
Ketiga penyidik KPK yang dimaksud dan juga bakal dihadirkan dalam persidangan hari ini ialah Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan Susanto.]
Novel, ketika diwawancarai awak media di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, mengakui tidak melakukan persiapan khusus untuk bersaksi dimuka persidangan. Novel yakin, sebagai penyidik, sudah menjalankan tugasnya secara profesional. Karena itu, Movel menegaskan siap untuk dikonfrontasi dengan saksi Miryam S Haryani.
"Saya kira persiapan biasa ya. Penyidik ketika mau di konfirmasi, dimintakan keterangan, atau diproses tidak masalah bagi saya. Pada dasarnya saya siap, karena sudah melakukan tugas secara proporsional dan profesional,” tuturnya.
Namun, dalam persidangan nanti, Novel mengatakan tidak membawa serta rekaman kamera pengintai atau CCTV saat pemeriksaan Miryam. Sebab, menurutnya, membawa rekaman CCTV ke pengadilan adalah kewenangan jaksa penuntut umum.
Berita Terkait
-
Sikap Fraksi Hanura Usai Miryam Cabut BAP Kasus Korupsi e-KTP
-
Saipul Jamil Mau 'Launching' Lagu dalam Sidang Kasus Suap
-
Jawab Miryam, Novel: Masa Saya Bawa Duren ke KPK, Emangnya Toko
-
Ini Daftar Hadiah Raja Salman yang Dilaporkan ke KPK
-
Singgung Para Pembesar di Kasus e-KTP, KPK Rentan Dikriminalisasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan