Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto tidak menghadiri rapat paripurna, Kamis (6/4/2017). Novanto menjadi saksi untuk kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Berbasis Elektronik (e-KTP) di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan ketidakhadiran Novanto tidak akan menganggu jalannya rapat paripurna hari ini, Kamis (6/4/2017).
"Nggak (ganggu). Karena kan kolektif kolegial," kata Taufik.
"Yang pasti, Pak Nov selalu menghormati proses hukum yang ada. Dan tidak mengkaitkan dengan psoisi dia sebagai ketua DPR. Sangat menghormati. Dia juga sangat konsolidatif untuk sukseskan kegiatan legislatif di DPR," kata dia.
Rapat paripurna akan membahas sejumlah agenda. Di antaranya, penyampaian ikhtisar hasil pemeriksaan semester II tahun 2016 dan penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK. Kemudian, laporan komisi II DPR mengenai hasil fit and proper test terhadap calon anggota KPU dan Bawaslu di lanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Lalu, laporan BURT mengenai RKA DPR tahun 2018 dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Serta, pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU Usul inisiatif Anggota DPR mengenai RUU tentang penghapusan kekerasan seksual menjadi RUU usul DPR dilanjutkan pengambilan keputusan.
Selain itu pengesahan perpanjangan waktu pembahasan RUU, di antaranya, RUU Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, RUU Tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana, RUU tentang penyelenggaraan haji.
Selain itu, dalam rapat paripurna yang dipimpin Taufik Kurniawan ini, dilakukan juga pergantian antar waktu anggota DPR, yaitu Roy Suryo menggantikan Ambar Tjahjono dan Abdul Wahab Dalimunthe yang menggantikan Ruhut Sitompul.
Baca Juga: Miryam Tersangka Kasus Korupsi e-KTP Ternyata Jubir Ahok-Djarot
Berita Terkait
-
Pernah Bertemu Andi Narogong? Setya Novanto Cuma Tertawa
-
Terima Duit e-KTP? Anas Urbaningrum: Daun Jambu Saja Tidak Terima
-
Elza Syarief Usulkan Miryam Cabut BAP Kasus Korupsi e-KTP?
-
Sidang e-KTP Hari Ini, KPK Hadirkan 9 Saksi, 4 dari DPR
-
Bantah 'Nyanyian' Nazaruddin, Ahok: Emang Berani Kasih ke Gue?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba