Suara.com - Belakangan ini, seluruh ruas jalan di Jakarta terpantau selalau padat dengan kendaraan. Kemacetan terjadi bukan hanya pada saat orang berangkat dan pulang kerja.
Gubernur Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak heran dengan kemacetan di Ibu Kota saat ini. Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan banyaknya pembangunan, salah satunya pembangunan Mass Rapid Transit.
"Sudah diprediksi kok (macet), waktu itu ditawarin kalau kamu mau kurangin macet selesainya lebih lama, saya bilang buat apa," ujar Ahok di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/4/2017).
Ahok menjelaskan, saat ini pemerintah Jakarta tengah melakukan banyak pembangunan. Selain MRT, ada pembangunan Light Rail Transit, underpass, dan flay over di sejumlah ruas jalan di Jakarta.
"Ini macetnya pasti parah (adanya pembangunan), atau anda mau macetnya kurang parah tapi bikinya (MRT dan LRT) lebih lama?" kata Ahok.
Tetapi, apabila tidak ada pembangunan ruas jalan di ibu kota, dinilai Ahok juga sudah macet. Hal ini dikarenakan jumlah kendaraan roda dua dan empat setiap harinya terus bertambah.
"Ya tetap macet, orang mobil terus nambah," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana