Suara.com - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera menjelaskan duduk perkara pengusiran Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Jawa Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nadir Umar dari Turki.
"Minggu depan kami akan bertanya kepada Kapolri untuk menjelaskan, apa yang sebetulnya terjadi terhadap anggota PKS ini. Apakah benar dia diduga terkait ISIS (gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah) atau hal lain," kata Bambang di DPR, Jakarta, Senin (10/4/2017).
Komisi III DPR, kata dia, belum mendapatkan informasi yang akurat terkait hal ini. Bambang menuturkan, sementara baru mendapat kabar Nadir tengah melakukan kunjungan kerja sebagai anggota dewan keluar negeri.
Setelah dideportasi dari Turki, Nadir ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Timur di Bandara Juanda karena diduga terlibat ISIS. Namun, belakangan, Nadir dibebaskan karena dugaan itu tak terbukti.
Bambang meminta Polisi, khususnya Densus 88, untuk terlebih dulu mengklarifikasi sebelum memublikasikan penangkapan seperti itu agar tak membuat gaduh.
"Informasi ini seperti ini, ke depan, sebaiknya betul-betul disaring sehingga tak membuat kegegeran baru. Sebaiknya Densus juga lebih menerima infotmasi yang lengkap dari negara Turki terkait informasi yang bersangkutan,” pintanya.
Untuk diketahui, Muhammad Nadir Umar ditangkap Densus 88 Polda Jatim, Sabtu (8/4) pekan lalu. Dia dijemput di Terminal T2 Bandara Juanda setelah turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan XT 327 rute Kuala Lumpur-Surabaya.
Berita Terkait
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina
-
Turki Semakin Dekat ke Piala Dunia 2026 usai Tundukkan Rumania
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang Istanbul Youth Summit 2026 di Turki
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura