Suara.com - Pedri Kasman, saksi pelapor terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), nyaris adu mulut dengan Fifi Lety Tjahaja Purnama di luar sidang. Fifi merupakan adik Ahok sekaligus kuasa hukum perkara dugaan penodaan agama.
Keduanya terlihat nyaris adu mulut di luar ruang sidang, seusai majelis hakim memutuskan menunda sidang ke-18 dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum. Sidang ditunda hingga waktu pencoblosan di pilkada Jakarta 19 April selesai.
Pedri yang juga sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah berencana melaporkan penundaan sidang ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
"Kami akan laporkan penundaan ini!," ucap Pedri di gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017).
Mendengar hal tersebut, Fifi yang jaraknya tidak jauh dari Pedri langsung merespons dengan nada tinggi. Ia tak masalah apabila ada pihak yang tidak suka dengan penundaan sidang.
"Laporin saja! Kamu tega, jahat, telah melaporkan kakak saya," kata Fifi.
Aksi tersebut membuat kuasa hukum Ahok yang lain, Sirra Prayuna mencoba menenangkan Fifi.
"Fifi diam!" kata Sirra.
Baca Juga: Setya Novanto Bicara Serangan Air Keras kepada Novel Baswedan
Selanjutnya, Pedri langsung menghampiri awak media dan melanjutkan konferensi pers.
Untuk diketahui, sidang Ahok ditunda hingga pilkada Jakarta 2017 selesai. Sidang baru akan dilanjutkan pada Kamis (20/4/2017) pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa.
Berita Terkait
-
Kecewa Sidang Ahok Ditunda, Pelapor: Ini Sudah Diatur!
-
JPU Belum Siap, Sidang Ahok Ditunda sampai Sehari Usai Pilkada
-
Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi
-
Soal Iklan Kampanye, Hidayat Nur Wahid Tuduh Ahok Pakai Isu SARA
-
Amien Rais: Kalau Ahok Menang karena Curang, Akan Ada Gerakan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir