Suara.com - Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) menghadiri acara syukuran kemenangan yang digelar DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).
Syukuran itu menyusul hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei terhadap perolehan suara putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, yang mengklaim Anies-Sandi sebagai pemenang.
Dalam acara tersebut, Anies-Sandi diwanti-wanti mematuhi isi kontrak politik mereka dengan Partai Perindo.
"Untuk pak gubernur dan wagub yang tinggal menunggu keputusan dari KPU DKI, kami ingatkan ada 7 kontrak politik kita. Harapan kami itu bisa diterapkan," kata Ketua DPW Partai Perindo Jakarta Syarianta Tarigan.
Syarianta juga mengatakan, sejak mendeklarasikan dukungan untuk Anies-Sandiaga, Partai Perindo total bekerja untuk memenangkan keduanya.
"Selamat ini, kami serang melalui udara, tapi kami juga serang di darat. Kita lihat peta, bahwa perioritas adalah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kami serang dengan konsep dan program dari Ketum (Harie Tanoesoedibjo), dan lihat hasilnya, Jakarta Utara dan Jakarta Barat kita menangkan," tutur Syarianta.
Pada tanggal 14 Maret, DPP Partai Perindo secara resmi melakukan deklarasi dukungan kepada Anies-Sandiaga di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam acara itu, Anies-Sandi diminta untuk menandatangani kontrak politik yang berisi tujuh poin.
Ketujuh poin itu antara lain ialah, pertama, menjadi pemimpin dan milik seluruh warga Jakarta tanpa membedakan suku, ras, agama, latar belakang, dan status sosial, serta selalu bersikap adil dan jujur.
Kedua, menerapkan Pancasila dalam arti yang benar sebagai pijakan dalam memimpin Kota Jakarta.
Baca Juga: Anies-Sandiaga Janji Tutup Alexis, Ahok: Tanya Gubernur Baru Saja
Ketiga, berpihak kepada rakyat kecil agar dapat tumbuh kesejahteraan, pendidikan, dan ketrampilannya sehingga kesenjangan sosial di Kota Jakarta dapat diperkecil serta mempercepat Jakarta menjadi Jakarta yang maju. Hal ini dilakukan dengan tetap mendorong kelompok masyarakat yang sudah mapan tetap tumbuh berkembang dengan memberikan kepastian hukum dan transparansi aturan.
Keempat, mampu mengatasi dan memberantas kejahatan narkoba, kejahatan korupsi, dan kejahatan umum lainnya, serta menegakkan hukum dengan benar.
Kelima, mampu melakukan penataan Jakarta yang asri, bersih, dan sehat, serta mengatasi banjir dan kemacetan.
Keenam, mampu mengayomi masyarakat Jakarta dengan menciptakan suasana yang aman, penuh kepastian, tenteram, damai, bertoleransi, beretika, dan beradab.
Ketujuh, bersedia bekerja sama dengan Partai Perindo untuk mewujudkan poin satu sampai enam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan