Suara.com - Puluhan orang tewas setelah kendaraan tumpangan mereka dihantam bus pariwisata di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Parabon, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Minggu (30/4/2017).
Peristiwa terjadi ketika bus pariwisata sarat penumpang tujuan Kebun Raya Cibodas, meluncur dari arah Puncak tiba-tiba tidak terkendali saat memasuki jalan menurun di wilayah Ciloto.
Bus yang tidak terkendali akibat rem blong itu, menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depan dan dari arah berlawanan.
Akibatnya, satu angkutan kota dan minibus terjungkal di tengah jalan. Tidak hanya itu, bus kembali menghantam dua minibus dan enam pengendara sepeda motor, hingga terjungkal ke dalam jurang sedalam 15 meter.
"Kami baru tahu setelah mendengar suara dentuman sebanyak beberapa kali dan melihat ada angkutan dan minibus terjungkal di tengah jalan. Selang beberapa saat, kembali terdengar beberapa kali dentuman dan kami dapati dua minibus, sepeda motor dan bus terjungkal di dalam jurang," kata Yudi, warga sekitar.
Dia menjelaskan, melihat kondisi kendaraan yang dihantam bus nyaris tidak berbentuk, bahkan tubuh pengendara sepeda motor yang dihantam bus terpisah-pisah.
Ia memprakirakan, terdapat puluhan orang yang meninggal akibat kecelakaan tersebut.
"Selang beberapa saat peristiwa terjadi petugas berdatangan dari TNI dan polisi. Perkiraan korban yang meninggal yang saya lihat langsung lebih dari 10 orang. Itu belum yang masih terjepit di dalam dua minibus dan bus yang terjungkal," katanya.
Baca Juga: Rapper Iwa K Dinyatakan Positif Konsumsi Ganja
Hingga kekinian, petugas masih berupaya mengeluarkan jasad korban dari sejumlah kendaraan yang nyaris tak berbentuk. Informasi puluhan orang di dalam bus masih berusaha dikeluarkan karena terjepit bodi dan jok truk yang hancur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang