Suara.com - Seorang asisten atau pembantu rumah tangga berinisial SMM di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dibekuk aparat kepolisian setempat. Ia ditangkap karena dituduh menganiaya anak majikan yang masih berusia 2 tahun.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pesanggrahan Ajun Komisaris Arya mengatakan, SMM yang masih berusia 25 itu diduga melakukan tindak kekerasan terhadap balita berinisial HTE di rumah majikannya, Jalan H Dilun N0 46, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
“Terduga bekerja di sana sejak Desember 2016. Tugasnya menjadi pengasuh anak majikan yang masih balita, HTE. Balita itu diduga sudah menjadi korban kekerasan selama tiga bulan, sejak Februari lalu,” tutur Arya, Kamis (4/5/2017).
Ia mengatakan, aksi kekerasan tersebut dilakukan SMM terhadap THE setiap kedua orangtua korban pergi bekerja sejak pagi hingga sore hari.
Arya mengungkapkan, SMM pernah berkali-kali menyentil hidup balita malang itu hingga mengeluarkan darah.
”Terduga juga dilaporkan pernah menggigit telinga dan tangan korban, mencolok mata kiri korban, serta memukul bibir balita itu memakai remote televisi,” terangnya.
Aksi SMM itu baru diketahui orangtua korban, Selasa (18/4). Saat itu, pelaku memukul HTE memakai mainan sehingga tulang selangkangan bayi itu patah.
Selama ini, tutur Arya, SMM selalu berupaya menutup-tutupi aksi kekerasannya. Setiap kali majikan mengetahui ada luka pada HTE, SMM berkilah balita itu terjatuh atau terjepit pintu saat bermain.
"Pelaku memunyai motif kesal karena anak asuhannya itu seringkali menangis," tandasnya.
Baca Juga: LBH Apik Tuntut Pelaku Pelecehan Seksual di ANTARA Dihukum
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun