Suara.com - Kepolisian Daerah Provinsi Bengkulu menyiagakan sebanyak 314 personel untuk mengamankan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Bentiring pascaterjadinya kerusuhan pada Kamis sore (4/5/2017).
"Personel gabungan TNI, Brimob, kepolisian dan dari lapas sendiri, sekarang situasi sudah kondusif," kata dia Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung di Bengkulu, Jumat.
Personel kepolisian berjaga bangunan lapis pertama dari lapas sementara TNI berjaga di lapis terluar lapas. Personel kepolisian yang disiagakan bersenjata lengkap.
"Kita akan lihat perkembangan sebelum menarik pasukan, sekarang Anggota masih akan 'standby' disini," kata dia lagi.
Warga binaan antar blok narkoba dan pidana umum terlibat kerusuhan sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian berawal dari perkelahian dua narapidana pidana umum dengan satu narapidana narkoba.
Akibat solidaritas dalam bentuk negatif antar sesama warga binaan akhirnya meluas menjadi kerusuhan. Akibatnya, terdapat dua orang mengalami luka, satu orang luka di bagian dada, dan yang satunya lagi terluka dibagian kepala dengan mendapatkan dua jahitan.
Oleh karena itu, sebanyak enam orang dari narapidana yang bertikai, pada pukul 21.00 WIB (4/5) dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Sementara satu orang lagi dibawa ke Rumah Tahanan Malabero Kota Bengkulu.
"Ada juga lima narapidana di Polres, untuk sangkaan pidananya masih pasal penganiayaan," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Dikira Pencuri, Polisi di Bengkulu Tembak Mati Putranya Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali