Suara.com - Pengacara Kapitra Ampera menyebut pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab sebagai tokoh yang gentleman. Kapitra mengatakan semua kasus yang dituduhkan kepada Rizieq, prosesnya dijalani.
"Dipenjara dua kali, empat tahun, kemudian lima tahun, dijalani semua. Tidak ada dia menghindari," kata Kapitra kepada Suara.com, Minggu (14/5/2017).
Kapitra kemudian menyontohkan perkara yang ditangani Polda Jawa Barat yaitu penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik terhadap mendiang Presiden Soekarno yang dituduhkan kepada Rizieq. Semua proses hukum diikuti Rizieq.
"Dari panggilan sampai dijadikan tersangka, dia hadir," kata Kapitra.
Begitu juga ketika Rizieq diperiksa sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya ketika Rizieq mempersoalkan pilihan rectoverso atau gambar hologram pada mata uang Rp100 ribu yang dikeluarkan Bank Indonesia pada Senin (23/1/2017), Rizieq hadir memenuhi panggilan penyidik.
"Dimana-mana dia hadir. Asal jelas apa yang dituduhkan, dia jalani," kata Kapitra.
Pernyataan Kapitra untuk menanggapi opini yang menyebutkan Rizieq mencoba menghindari pemeriksaan kasus dugaan penyebaran konten pornografi yang diunggah seseorang di situs baladacintarizieq.com. Dua kali dipanggil sebagai saksi, Rizieq tidak datang.
Soal Rizieq tidak menghadiri dua kali panggilan Polda Metro Jaya, Kapitra menegaskan hal itu bukan karena menghindar, tapi karena kebetulan pada waktu yang bersamaan, Rizieq sedang ada kegiatan lain yang tak dapat ditinggalkan.
"Kebetulan ada kegiatan lain. Antara lain karena ibadah. Jadi bukan mau menghindar. Lalu, dia juga ada deadline desertasi (di Malaysia). Makanya satu dua hari ini ditunggu saja (kembali ke Jakarta atau tidak). Kalau nggak akan dijelaskan nanti," kata Kapitra.
Baca Juga: Ada Kontes Ayam Ketawa di Daerah Ini
Dengan nada menyindir, Kapitra mengatakan dalam menghadapi masalah hukum, kliennya tidak pernah minta dipindahkan tempat penahanannya, apalagi minta pendukung untuk demonstrasi di depan rumah tahanan.
"Waktu di penjara di Salemba, dia tidak pernah minta pindah ke Mako Brimob. Tidak pernah perintahkan massa buat demo ke depan rutan. Tidak pernah merengek-rengek minta pejabat harus datang, tidak pernah itu. Semua dia jalani sendiri. Dia sudah dipenjara dua kali," kata Kapitra.
Kapitra mengatakan ada 16 kasus ditimpakan kepada Rizieq dan semuanya dijalankan.
"Jadi, tidak perlu khawatir, karena dia tahu apa yang dilakukan. Dia tidak pernah gentar," katanya.
Perkembangan informasi mengenai Rizieq, rencananya akan disampaikan kepada pers secara lengkap pada hari Selasa (16/5/2017).
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi