Suara.com - Pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengatakan Rizieq pasti akan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya asalkan perkara yang dituduhkan kepadanya jelas. Pernyataan Kapitra untuk menanggapi opsi jemput paksa jika Rizieq kembali tak datang untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penyebaran konten pornografi lewat situs baladacintarizieq.com.
"Dia gentleman, dia strongman. Dia pasti datang. Asal jelas perbuatannya yang dituduhkan ke dia. Dugaan perkaranya juga," katanya di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2017).
Kapitra menekankan opsi jemput paksa tidak bisa sembarangan dilakukan, harus ada prosedurnya.
"Dijemput paksa kemana? Begini, mekanisme pemanggilan itu satu kali dipanggil, dia boleh tidak datang. Dua kali dia dipanggil, boleh tidak datang. Panggilan ketiga dia dijemput agar datang. Ini sudah berapa kali panggilan? Dua kan? Lalu diterbitkan lagi panggilan ketiga dijemput," kata Kapitra.
Kapitra menegaskan masih ada panggilan ketiga kepada Rizieq.
"Panggilan paksa itu bukan ditangkap, bukan ditahan, apalagi dia kapasitasnya sebagai saksi. Nah sekarang orangnya nggak ada di Indonesia lalu dipanggil. Orangnya kemarin dipanggil lagi ibadah. Sekarang lagi selesaiin disertasinya. Nanti juga pulang. Nggak dipanggil paksa, minggu depan juga pulang," katanya.
Pada dua panggilan sebelumnya, Rizieq tidak datang. Kapitra mengatakan saksi punya hak untuk tidak menghadiri panggilan asalkan alasannya jelas.
"Jadi begini ada alasan hukum pembenaran yang bolehkan di undang-undang, pertama karena dia melaksanakan ibadah, kedua dia mau nungguin anaknya melahirkan. Anaknya melahirkan di Yaman, cucu ketiga. Lalu dia meneruskan studinya. Itu kan dia kapasitasnya sebagai saksi. Jadi kalau mau dipanggil tentu kan diberikan ruang kemanusiaan," katanya.
"Orang diberikan demo sampai pagi karena kemanusiaan, itu, kan melanggar hukum. Hari raya Waisak demo,UUD mengatakan pasal 9 ayat 2 Tahun 1998 itu dilarang, tapi untuk kemanusiaan, itu nggak bisa. Kalau ada diskresi kemanusiaan, semua orang juga harus mendapatkan hal yang sama," Kapitra menambahkan.
Baca Juga: Habibie, Mega, dan JK Hadir Saat Jokowi Lantik Lima Gubernur
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno