Suara.com - Di tengah acara rapat pimpinan nasional yang diselenggarakan Partai Golkar di Novote, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5/2017), Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan tentng pesatnya kemajuan teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi turut mempengaruhi gaya hidup masyarakat.
"Jangan-jangan, suatu saat nanti, bapak ibu menghadiri pernikahan, begitu salaman kok ada yang kuat sekali salamannya, ternyata salah satu pasangannya adalah robot," kata Gatot.
Sontak, hadirin tertawa mendengarnya. Sebelum tawa hadirin berhenti, Gatot menekankan itu merupakan kenyataan.
"Silakan tertawa. Saya pun mengatakan enam bulan yang lalu. Kalau ini bisa terjadi 10 hingga 20 tahun mendatang. Dan ternyata pekiraan saya salah. Bulan oktober 2016, di Prancis ada yang menikah dengan robot dan ini pemerintah Prancis sedang melegalkan perkara seorang gadis. Dan ternyata perempuan lebih cepat memilih robot dibanding pria," kata Gatot.
Gatot juga mengatakan perkembangan teknologi dan komunikasi telah mengurangi kualitas hubungan keluarga dan teman.
"Coba bapak ibu di sini suruh pilih, tidak menggunakan HP sehari atau tidak bertemu keluarga atau pacarnya satu hari? Nanti ada yang bilang, ah kan dengan video call kita bisa bertemu dengan keluarga dan pacar," tuturnya.
Masyarakat kini cenderung lebih tertarik interaksi lewat media sosial ketimbang secara langsung.
Perkembangan perilaku tersebut, kata dia, turut mempengaruhi pasar dan kebijakan pemerintah.
Gatot mencontohkan kebijakan pemerintah mengenai deposito untuk tenaga kerja Indonesia sebesar Rp25 juta. Setelah mendapat tanggapan negatif, kebijakan itu dibatalkan.
"Sama juga dengan soal bisnis, bayangkan perusahaan ojek terbesar di Indonesia tapi nggak punya ojek. Ruangan (kerjanya) kecil saja. Bahkan perusahaan taksi di dunia, dia tidak punya taksi untuk disewakan," tuturnya.
"Bahkan sekarang mau beli apa aja pesen di rumah langsung datang. Perusahaannya nggak punya toko. Buka Lapak, Blibli, Amazon, dan Alibaba," Gatot menambahkan.
Berita Terkait
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Golkar Buka Suara Soal Kepala Daerah Marak Kena OTT, Singgung Mahalnya Biaya Politik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
-
Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok
-
Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan
-
Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Kasus Febrie Adriansyah
-
Ada Kasus Wamen Hukum hingga Sekjen DPR, KPK Beberkan Perkara yang Berakhir Dihentikan
-
Jangan Asal Cas! Ketahui 9 Tips Jitu Bikin Baterai Android Awet Seharian
-
John Herdman Terpaksa Coret Marselino Ferdinan Hingga Piala AFF 2026 Selesai
-
Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes
-
Review Hanasui Power Bright Expert Serum, Beneran Bikin Cerah Cuma dalam 7 Hari?
-
Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem