Suara.com - Empat penari telanjang ditetapkan menjadi tersangka kasus pesta gay di pusat kebugaran ruma toko Kokan Permata, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (21/5/2017) malam.
Kepolisian Resor Jakarta Barat Dwiyono mengatakan empat penari yang dijadikan tersangka ada yang sudah senior, ada juga yang masih yunior. Tarif mereka pun beda-beda tergantung jam terbang.
"Itu mereka ada senior sama junior penari striptis. Tarifnya berbeda senior tarif Rp1,2 juta dan junior itu yang masih baru jadi penari striptis antara Rp900 ribu sampai Rp800 ribu," ujar Dwiyono dalam konferensi pers, Senin (22/5/2017).
Dalam penggerebekan, kemarin malam, polisi mengamankan 141 orang. Dari jumlah tersebut, 10 orang di antaranya ditetapkan menjadi tersangka. Mereka terdiri dari empat pengelola, empat penari striptis, dan dua pengunjung yang ikut menari telanjang saat ditangkap.
Dwiyono mengatakan tempat tersebut biasanya ramai pengunjung tiap akhir pekan.
"Utamanya hari Minggu cukup ramai dan mereka mengadakan event pertunjukan striptis," kata Dwiyono.
Pengunjung yang datang untuk ikut menikmati acara bertema The Wild One hanya membayar Rp185 ribu.
"Itu acara tamu yang datang bayar masuk sekitar Rp185 ribu. Itu mereka dipersiapkan kondom sekaligus juga pelicin dan handuk," ujar Dwiyono.
Dwiyono mengatakan acara pesta komunitas gay tersebut berlangsung sangat tertutup. Acara ini, katanya, juga mendapatkan pengamanan ketat, tidak semua orang bisa gabung.
"Mereka kalau masuk yang tidak dikenal harus tinggalkan KTPnya. Mereka kebanyakan ini member ya. Tertutup sekali aktivitasnya. Nggak sembarangan," ujar Dwiyono.
Pengunjung acara yang diamankan, kata dia, raata-rata berusia 25 sampai 35 tahun.
"Belum ditemukan di bawah umur," ujar Dwiyono.
Prostitusi gay di salah satu ruko tersebut memakai tempat gym. Diyakini sudah beroperasi sejak lama.
"Hasil interogasi (pengelola berinisial CD), kegiatan ini sudah tiga tahun lalu. Tapi mulai digunakan kegiatan ini setahun lebih (pesta gay). Sabtu - Minggu cukup ramai. Tiap Minggu adakan event pertunjukan striptis," ujar Dwiyono.
Dwiyono mengatakan tempat tersebut menggunakan izin usaha gym.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya, Ada Satu ASN!
-
Penggerebekan Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya: Polisi Ciduk 34 Pria Tanpa Busana!
-
Viral Detik-detik Polisi Gerebek Pesta Gay di Puncak Bogor, Puluhan Pria Tertangkap Telanjang Bulat!
-
Fakta-fakta Ngeri Pesta Gay di Puncak Bogor, Dari Botol Miras hingga Pelumas
-
Anggota DPR Minta Polisi Ungkap Penyelenggara Pesta Gay di Puncak
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei
-
Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara
-
Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?
-
Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?
-
Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat
-
KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul
-
Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu
-
Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia
-
Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC