Suara.com - Hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania dikabarkan memburuk.
Setidaknya, seperti dilansir The Independent, Selasa (23/5/2017), memburuknya hubungan Trump dan Melania tampak ketika mereka tiba di Bandara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Senin (22/5).
Ketika pesawat kenegaraan Air Force One mendarat, Trump dan Melania segera turun sembari melambaikan tangan.
Mereka disambut langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istri, Sara Netanyahu, serta banyak pejabat lainnya.
Namun, kamera video merekam adegan tak terduga Melania saat ia dan sang suami berjalan di karpet merah mendekati Netanyahu.
Dalam video tersebut, tampak Trump menggerakkan tangan memberi isyarat agar Melania mau berjalan sembari bergandengan tangan.
Melania yang berbusana serba putih dan berkacamata hitam justru tampak jelas menepis tangan Trump. Peristiwa itu sendiri tampak jelas terlihat.
Ahli bahasa tubuh yang diwawancarai The Independent, Patti Wood, memberikan opininya terhadap peristiwa tersebut.
Menurut Wood, penepisan uluran lengan Trump oleh Milenia menunjukkan keduanya tengah tak harmonis.
Baca Juga: Video Aksi Brutal Geng Motor di Jakarta Viral, Ini Kata Polisi
“Trump berjalan di depan Melania, tidak sejajar. Itu untuk menunjukkan kekuatannya. Setelahnya, Trump mengulurkan tangan kepada Melania yang berada di belakang, untuk menunjukkan dirinya berkuasa dan ingin menuntun Melania yang dikuasainya,” tutur Wood.
Wood mengatakan, gerak tangan Melania dari arah bawah ke atas menunjukkan Ibu Negara itu tak mau dituntun seperti anak kecil.
“Tidak, Anda tidak bisa menuntun saya seperti anak kecil, seperti itulah translasi bahasa tubuh Melania,” tuturnya.
Berikut video yang menghebohkan dunia itu:
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?