Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menegaskan, bakal menindak tegas anggota geng motor yang berbuat keonaran di wilayahnya.
Penegasan tersebut merupakan respons atas video viral aksi geng motor yang membabi buta menyerang pengguna Jalan Lenteng Agung, Jaksel. Video itu viral di media-media sosial sejak Selasa (23/5/2017).
“Kami terus menyelidiki keabsahan video itu. Kami tak segan-segan menindak tegas dan melakukan tindakan terukur di lapangan,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, Rabu (24/5/2017).
Berdasarkan pemeriksaan lokasi, Budi menuturkan video itu memang merekam situasi di Jalan Lenteng Agung. Tapi, warga setempat mengakui peristiwa itu terjadi bulan Februari 2017.
Meski video lama, Budi memastikan tidak akan lengah dan tetap melakukan patroli untuk membubarkan geng motor serta menangkap pelaku kekerasan di jalanan.
Selain itu, Budi juga meminta perempuan yang tampak terkena sabetan senjata tajam dalam video itu melapor ke polisi, sehingga bisa diusut.
“Kepada warga, kami meminta setiap ada peristiwa apa pun yang meresahkan, segera laporkan ke kami. Begitu juga rekaman-rekaman seperti itu, laporkan, karena sangat berguna untuk pengusutan,” tandasnya.
Sementara Sabtu (20/5) akhir pekan lalu, polisi berhasil menyergap dan membubarkan konvoi geng motor di Jagakarsa.
Baca Juga: Transkrip Bocor, Trump dan Duterte Sebut Kim Jong Un 'Orang Gila'
Dalam penyergapan itu, tiga anggota geng motor berhasil ditangkap. Kekinian, ketiga pelaku sudah dijadikan tersangka dan ditahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Prambanan Jadi Simbol Baru Kedekatan Indonesia-India Lewat Proyek Restorasi
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"
-
Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK
-
Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo
-
PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan
-
KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi
-
Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan