Suara.com - Tim Indonesia gagal lolos ke babak perempatfinal Piala Sudirman 2017. Meski mengalahkan Denmark 3-2 namun hasil tersebut tidak cukup bagi Indonesia untuk melaju setelah berada di papan bawah klasemen Grup D.
Kemenangan atas Denmark di Carrara Indoor Stadium, Rabu (24/5/2015), tidak cukup meloloskan Indonesia ke babak berikutnya. Pasalnya, Indonesia hanya berada di posisi ketiga klasemen Grup D, dimana hanya posisi pertama dan kedua yang lolos.
Dengan hasil tersebut, maka Denmark dan India yang berhasil lolos ke babak perempat final. Indonesia, Denmark, dan India sama-sama mengantongi poin 1 namun Indonesia mengumpulkan selisih pertandingan paling rendah -2 (4-6).
Pada laga melawan Denmark, Praveen Jordan/Debby Susanto meraih poin pertama untuk Indonesia. Mereka mengalahkan ganda Denkark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan kedudukan 21-12 dan 21-13.
Praveen Jordan/Debby Susanto meraih kemenangan dalam laga pembuka dengan Denmark di fase grup Piala Sudirman. Mereka mengalahkan 21-12, 21-13 atas Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
Anthony Ginting membuat Indonesia Memimpin 2-0. Setelah sempat tertinggal di awal, Athony akhirnya meraih kemenangan dengan 13-21, 21-17 dan 21-14 atas Viktor Axelsen dalam pertarungan tiga set
Namun sayang pasangan ganda putra Indonesia gagal meraih poin di partai ketiga.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus menyerah dari pasang Mathias Boe/Carsten Mogensen setelah bermain tiga set dengan 21-16, 24-22, dan 23-21.
Dengan hasil tersebut skor menjadi Indonesia 2-1 Denmark. Namun harapan Indonesia untuk lolos dari fase grup masih terbuka setelah di partai keempat Fitriani berhasil mengalahkan Mia Blichfeldt dengan 22-24, 21-15, 21-14.
Kedudukan pun menjadi 3-1 bagi Indonesia. Namun demikian, pasangan Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu gagal memetik kemenangan dan menyerah dari Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen setelah kalah 18-21, 21-13, 13-21.
Berita Terkait
-
Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Bukan Cuma Bakar Kalori, Ini 5 Alasan Mengapa Bulu Tangkis Bikin Tubuh Lebih Bugar
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan