Suara.com - Memasuki bulan Ramadan 1438 Hijriah, Sabtu (27/5/2017), Masjid Istiqlal sudah bersiap untuk melayani warga yang tak bisa berbuka puasa di rumah, tempat lain, atau memang berniat berbuka di masjid tersebut.
Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengungkapkan, pihaknya akan menyediakan takjil atau penganan untuk mempercepat buka puasa setiap hari selama bulan Ramadan tahun ini.
Tidak tanggung-tanggung, Masjid Istiqlal sudah memunyai dana sebesar Rp3 miliar untuk menyediakan penganan takjil.
"Kurang lebih Rp3 miliar. Sumber pendanaannya dari sumbangan masyarakat. Dengan dana itu, kami bisa menyediakan 3.000 kotak takjil di hari Senin sampai Kamis selama bulan Ramadan,” tutur Hurairah, Jumat (26/5).
Sementara setiap hari Jumat hingga Minggu selama bulan Ramadan, Masjid Istiqlal akan menyediakan lebih banyak kotak penganan takjil, yakni mencapai 5.000.
Setiap kotak penganan takjil berisi nasi, lauk-pauk yang bervariasi setiap hari. Selain itu, juga akan disediakan penganan ringan, kurma, dan minuman.
Sebab, kata Hurairah, pengunjung Istiqlal selama Ramadan biasanya melonjak naik pada Jumat hingga Minggu.
"Semua warga boleh datang dan mendapatkan penganan takjil. Siapa saja, tak terkecuali,” undangnya.
Baca Juga: Menteri Agama Ajak Umat Introspeksi di Ramadan, Jaga Keberagaman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek