Suara.com - Dua ribu orang disinyalir terjebak dalam perang pemerintah Presiden Rodrigo Duterte dengan kelompok milisi Islam di sebelah selatan Filipina selama sepekan terakhir.
Duterte diketahui memberlakukan darurat militer di sepertiga wilayah Filipina Selatan setelah pertempuran dengan milisi Islam meletus. Duterte klaim kelompok tersebut ingin mendirikan kekhalifahan Islam di Filipina.
Perang kota dan serangan bom militer pemerintah Filipina tak mampu menyudahi perlawanan milisi do Marawi, salah satu kota dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Filipina. Setidaknya, ada ribuan warga sipil yang terjebak dan tak bisa keluar dari Marawi akibat perang.
"Mereka meminta tolong lewat pesan singkat," kata jubir Komite Penanggulangan Krisis Provinsi Zia Alonto seperti dikutip AFP.
Pihak Palang Merah Internasional mengatakan ribuan orang menunggu ajal akibat kondisi ekstrim dan terjangan peluru.
"Saat kolega kami berbicara dengan mereka (warga sipil) kondisinya memang sangat sulit. Mereka kehabisan makanan, air, dan tidak ada listrik," Kata Martin Thalman Wakil Kepala ICRC Filipina yang berada di Marawi.
"Intesitas kontak senjata masih sering terjadi meski bukan senjata berat. Ini situasi yang sangat mengerikan bagi mereka. Banyak warga sipil yang mati terkena peluru, dan tak ada dokter yang bisa merawat mereka," tambahnya. [AFP]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM