Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan setelah nanti menerima surat usulan penetapan Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur dari DPRD Jakarta, akan segera menyerahkan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
"Sudah diputuskan oleh DPRD. Dasar keputusan itu semoga disampaikan kepada kami. Kami akan langsung menyerahkan kepada pak mensesneg untuk segera dikeluarkan Keputusan Presiden pemberhentian Pak Basuki (Tjahaja Purnama/Ahok) dan Keputusan Presiden pengangkatan Pak Djarot sampai Oktober," kata Tjahjo di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).
Tjahjo mengatakan pemerintah pusat tidak akan menunggu keputusan jaksa penuntut umum yang kini masih melanjutkan upaya banding atas keputusan pengadilan yang menghukum Ahok dua tahun penjara atas kasus penodaan agama.
Tjahjo mengatakan proses pemberhentian Ahok dan pengangkatan Djarot tetap akan dijalankan karena sudah punya kekuatan hukum.
"Itu tanpa kami harus menunggu apakah Jaksa akan banding atau tidak. Dengan surat mundur Pak Ahok berarti sudah mempunyai kekuatan hukum tetap," ujar Tjahjo.
Namun demikian, Tjahjo tetap belum bisa memberikan kepastian mengenai hari dan tanggal pelantikan Djarot. Dia hanya mengatakan proses tersebut akan dijalankan sesegera mungkin.
"(Dilantiknya) nunggu keppres. Nanti akan dilantik apakah di Istana ataukah balai kota. Kalau hari ini dapat surat dari DPRD kemarin, paling cepat ya lihat jadwal pak Presiden," kata Tjahjo.
Djarot akan menjabat gubernur sampai Oktober 2017, setelah itu digantikan oleh gubernur dan wakil gubernur hasil pilkada periode 2017-2022: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem