Suara.com - Sedikitnya 22 orang tewas dalam kecelakaan bus yang menabrak truk di sebelah utara India, Senin (5/6/2017). Bus itu terbakar dan mereka terjebak di dalamnya.
Pintu bus tidak bisa dibuka karena macet. Penumpang tidak bisa keluar dan akhirnya tangki bensin bus itu meledak.
Sebagian penumpang berhasil melarikan diri dengan memecahkan jendela, lainnya tidak keburu keluar. Begitu api dipadamkan, 22 penumpang ditemukan hangus.
Saat ini kepolisian Bareilly tengah menyelidiki kecelakaan di sebelah utara Uttar Pradesh itu.
"Kasus ini sedang diselidiki dan penyebab kecelakaan dan pembakaran bus berikutnya akan diperiksa," kepala polisi lalu lintas Bareilly, Om Prakash Yadav mengatakan kepada AFP.
India memang negara yang terkenal dengan tragedi kematian akibat kecelakaan. Pertahun, ada 230 ribu orang tewas.
Analis organisasi transportasi di sana, kecelakaan itu karena buruknya ketertiban pengusaha dan pengemudi. Pengemudi bus di kebanyakan daerah di India ugal-ugalan dan sembrono.
Pemerintah nasional telah mengajukan proposal undang-undang baru untuk membuat jalan lebih aman dengan memperkuat peraturan lalu lintas yang longgar. (AFP)
Baca Juga: Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cikampek, Arah ke Jakarta Macet
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021