Suara.com - Jaksa Agung M Prasetyo memastikan dalam waktu dekat ini akan melakukan eksekusi mati terhadap terpidana narkoba. Waktu eksekusi masih dirahasiakan
"Masih belum. Kita maunya kalau sudah waktunya sudah tepat kita laksanakan eksekusi," kata Prasetyo di DPR, Jakarta, Senin (5/6/2017).
"Kami tidak pernah menghentikan. Tekad kita terhadap perang narkoba masih belum berubah. Tentunya eksekusi terpidana yang sudah inkrah," ujarnya.
Kejaksaan Agung terakhir mengeksekusi mati empat terpidana narkotika di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (29/7/2017). Keempat narapidana itu adalah Freddy Budiman (Indonesia), Seck Osmone (Nigeria berpaspor Senegal), Michael Titus (Nigeria), serta Humprey Ejike alias Doktor (Nigeria).
Sebelum itu, Kejaksaan Agung juga melakukan eksekusi mati terhadap enam terpidana narkoba pada Januari 2015. Mereka adalah Marco Archer Cardoso Mareira (Brazil), Daniel Enemua (Nigeria), Ang Kim Soe (Belanda), Namaona Dennis (Malawi), dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia (Indonesia).
Lima napi itu dieksekusi di Lapas Nusakambangan. Sedangkan satu napi lainnya, Tran Thi Hanh (Vietnam) dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah.
Selanjutnya, Kejaksaan Agung kembali mengeksekusi mati delapan terpidana ditembak mati pada April 2015. Mereka adalah, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan (Australia), Martin Anderson, Raheem A Salami, Sylvester Obiekwe, dan Okwudili Oyatanze (Nigeria), Rodrigo Gularte (Brasil), serta Zainal Abidin (Indonesia).
Total sudah 18 narapidana yang dieksekusi.
Baca Juga: Siapa Napi yang Bakal Dieksekusi Mati Lagi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur