Suara.com - Anggota Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, Aiptu Fransisco De Araujo, diduga menembak telinganya sendiri dengan senjata api, Selasa (6/6/2017).
"Saat ini dirinya sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang karena kritis. Kami belum bisa pastikan apakah dia menembak dirinya sendiri atau tidak, masih menunggu hasil periksa medis," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota AKBP Anthin CN Nugroho di Kupang, dikutip dari Antara.
Anthony mengatakan anggotanya tersebut selama ini bertugas sebagai Kepala Unit Pengamanan Obyek Vital Polres Kupang Kota.
"Anggota saya masih di ruangan ICU, saya masih di RS juga, saya minta doanya agar anggota saya bisa segera pulih," ujarnya.
Mantan Wakapolres Sumba Timur belum bersedia memberikan keterangan mengenai motif anggotanya menembak telinga kanan.
Saksi mata bernama Alex mengaku mendengar suara tembakan pada pukul 07.45 wita. Suara tembakan berasal dari dalam rumah Faransisco, anggota Polres Kupang Kota.
"Setelah mendengar tembakan tersebut kami langsung menuju ke rumahnya tetapi ternyata pintu kamar korban saat itu dikunci dari dalam sehingga terpaksa kami mendobraknya," kata warga Jalan Nangka, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang.
Tak berselang lama, pintu rmah bisa didobrak dan ditemukan tubuh Fransisco sudah tergeletak di tempat tidur dengan kondisi kepala berdarah.
Fransisco langsung dibawa ke RS bersama dengan pihak kepolisian yang sudah berdatangan ke lokasi.
"Sementara senjata laras pendeknya juga langsung diamankan oleh pihak kepolisian setempat," tambah Alex.
Berita Terkait
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing