Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan membuka Kongres Diaspora Indonesia yang keempat di Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada 1 Juli 2017. Kongres Diaspora Indonesia merupakan perhelatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Indonesian Diaspora Network Global. Jaringan ini dibentuk sewaktu kongres pertama di Los Angeles tahun 2012.
"Kami merasa terhormat dapat menyambut Obama kembali ke Jakarta untuk menyampaikan pidato keynote dikonvensi kami. Obama selama ini adalah sahabat sejati Indonesia. Beliau adalah inspirasi bagi masyarakat Indonesia dan sekitar delapan juta orang Indonesia di luar negeri yang terhitung sebagai diaspora," kata Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di gedung Mayapada Tower 1, Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).
Dino menambahkan kongres akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 1 Juli hingga 4 Juli 2017. Acara ini mengusung tema Bersinergi Bangun Negeri.
Kongres akan dihadiiri masyarakat Indonesia dari seluruh penjuru dunia untuk membahas berbagai isu ekonomi dan sosial budaya dengan tujuan meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia di Tanah Air maupun luar negeri.
Pulang kampung
"Pulang kampung nih," kata Obama dalam bahasa Indonesia pada bagian awal pidato di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Rabu (10/11/2010).
Dia mengemukakan saat dirinya tinggal di Jakarta, Ibu Kota Indonesia itu sangat berbeda dengan sekarang. Ketika itu, katanya, tak banyak bangunan bertingkat.
"Hotel Indonesia adalah satu dari beberapa bangunan tinggi, dan waktu itu cuma ada satu departement store besar, Sarinah. Becak dan bemo adalah sarana untuk bepergian, mobil belum banyak," kata Obama yang menyampaikan pidatonya dalam bahasa Inggris.
Dia juga menyebutkan tentang masa kecilnya di kawasan Menteng Dalam dan tinggal di rumah kecil."Saya mulai cinta Indonesia," katanya lalu mengatakan masa kecilnya yang diwarnai dengan bermain di pematang sawah dan menangkap capung serta pedagang makanan keliling. "..Sate, baso, saya ingat pedagang keliling itu selalu berteriak sateee!, basoooo!...enak ya," kata Obama lagi dalam bahasa Indoensia yang disambut riuh hadirin.
Menurut Obama, dari gurunya dia mulai tahu tentang Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan bahasa. Obama mengemukakan ayah tirinya, Lolo Soetoro, seorang muslim yang mengajarkan padanya bahwa semua agama harus dihormati. Menurut Obama, karakteristik toleransi beragama di Indonesia adalah sesuatu hal yang sangat pantas dihormati.
Pada bagian lain, dia juga mengemukakan dirinya sangat tersanjung saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan terhadap ibunda Obama, Ann Dunham atas karyanya. Menurut Obama, ibunya "membuat Indonesia dekat dengan diri kami."
Obama juga mengemukakan banyak yang sudah berubah sejak empat puluh tahun lalu ketika dirinya tinggal di Jakarta. "Kalau anda tanya saya atau teman-teman saya dulu, mungkin tidak ada yang menyangka saya akan kembali sebagai presiden," kata Obama.
Obama kemudian membahas tiga hal penting yaitu pembangunan, demokrasi dan keyakinan beragama.
Berita Terkait
-
Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Dua Menko Ikut ke Sydney, Apa Saja Agenda Lawatan Prabowo di Australia?
-
Perjuangan Lintas Benua: WNI di Melbourne Gelar Aksi '17+8'
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga
-
KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji
-
Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji
-
Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
-
Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK: Kami Tidak Tahu Itu Uang Apa
-
Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel
-
PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?