Sejumlah pemudik terpaksa harus menahan sakit lantaran tak bisa buang air di toilet yang disiapkan oleh Waskita Karya di area peristirahatan Tol Pejagan. Anggota DPR Fraksi Nasdem dari Dapil Jateng III, Donny Imam Priambodo yang menyaksikan langsung kondisi toilet yang disiapkan perusahaan plat merah itu pun tak bisa menahan marah.
“Saya juga tadinya mau buang air kecil, tapi terpaksa urung niat, karena tak ada air. Tapi, saya kasihan dengan ibu-ibu dan anak-anak yang juga tak bisa buang hajat. Ini gimana Waskita kok bisa begini pelayanannya,” cetus Donny di Pejagan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017).
Donny menambahkan, masalah ini bukan masalah sepele. Sebab, akan berdampak pada kesehatan dan keselamatan pemudik.
“Kalau orang tidak bisa buang hajat kan itu berdampak pada kesehatan apalagi buat orangtua dan anak-anak. Dan, bagaimana dengan pengemudi yang juga tidak bisa buang air itu bisa mengganggu konsentrasi dan tentu berdampak pada keselamatan mereka,” ujarnya.
Menurut Donny, tak hanya fasilitas air yang tak berfungsi di toilet itu. Tapi juga kondisi toilet yang sangat kotor dan bau menyengat.
“Ini bulan Ramadhan jadi banyak juga pemudik yang puasa. Kasihan kan, orang puasa sampai mual mencium bau toilet. Selain itu juga banyak sampah, seperti botol bekas air mineral. Mungkin, bekas milik pemudik yang terpaksa mengunakan air mineral untuk buang air. Saya sangat menyesalkan dan meminta agar Waskita segera turun tangan,” tegasnya.
Donny khawatir, kondisi serupa juga terjadi di toilet lain di sepanjang tol Pejagan-Pemalang milik Waskita. Padahal, pemerintah sudah berjanji untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan bagi para pemudik lebaran tahun ini.
Baca Juga: Waskita Karya Dapat Kredit Sindikasi Rp4,59 Triliun
Tag
Berita Terkait
-
Inilah Daftar Jalan Tol yang Bisa Dipakai Pemudik Tahun 2017
-
YLKI Buka Posko Pengaduan Mudik Lebaran di 13 Kota Indonesia
-
Jalan Nasional Sumbar dan Bengkulu Siap Layani Mudik Lebaran
-
Menhub Tinjau Arus Mudik di Jalan Tol Pemalang-Batang
-
Jelang Lebaran, Underpass Simpang Mandai Maros Mulai Beroperasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!