Suara.com - Operator Tol Jakarta-Cikampek memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat dini hari (23/6/2017), menyusul kemacetan panjang pemudik dari Cawang, Jakarta hingga Karawang, Jawa Barat.
"Kami mengarahkan arus kendaraan dari arah Jakarta yang menuju GT Cikarang Utama untuk keluar di GT Cikarang Barat III lewat kanalisasi," kata Petugas Sentral Komunikasi Jasa Marga Jakarta-Cikampek Yoga Nugraha di Bekasi.
Kendaraan selanjutnya diputar masuk ke GT Cikarang Barat I arah Cikampek dengan nominal transaksi tol yang sama.
Menurut Yoga, rekayasa lalu lintas itu diberlakukan agar pemudik tidak terjebak kemacetan akibat penyempitan lajur kendaraan di KM29.
Dari 14 lajur di GT Cikarang Utama, kata dia, terjadi penyempitan menjadi tiga lajur di KM29.
"Tujuannya supaya mengurai kepadatan sehingga kendaraan kita arahkan ke GT Cikarang Barat III," katanya.
Rekayasa lalu lintas itu diberlakukan secara situasional saat kepadatan terpantau cukup parah.
"Rekayasa lalu lintas ini kita terapkan sudah tiga kali sejak Kamis (22/6) pukul 22.00 WIB hingga 00.00 WIB," katanya.
Menurut dia, volume kendaraan yang melintasi GT Cikarang Utama sejak Kamis (22/6) pukul 06.00-21.00 WIB mencapai total 69.000 unit dari arah Jakarta menuju Pantura.
Berita Terkait
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Sampai Kapan? Cek Infonya di Sini!
-
Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
10 Instansi yang Menyediakan Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Sudah Dibuka!
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer
-
Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf
-
Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
-
DPD RI Konsultasi dengan Menko Polkam, Dorong Kebijakan Nasional Berbasis Aspirasi Daerah
-
Antisipasi Manusia Gerobak Jelang Ramadan, Pemprov DKI Gencar 'Bersih-Bersih' PPKS
-
Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng
-
Kemensos Fokus Salurkan Stimulus Bansos bagi Masyarakat Rentan Menyambut Ramadan