Suara.com - Jemaah Masjid Al-Marzuqiyah yang terletak daerah di Cipinang Muara, Jakarta Timur akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada Senin (26/6/2017). Malam ini jemaah Masjid Al Marzuqiyah masih melakukan Shalat Tarawih.
Ketua Bidang Hukmiyah Syariah Masjid Al Marzuqiyah Lukman Hakim mengatakan alasan menentukkan Hari Raya Idul Fitri pada Senin sesuai dengan Kitab Tamyiz Zulhaq minad dollal, karangan dari Habib Usman Bin Aqil Bin Yahya.
Selanjutnya kata Lukman, jemaah Masjid Al Marzuqiyah berdasarkan rujukan Kitab Fadhlul Rohman karangan Marzuki bin Mirsod. Dalam kitab diterangkan hilal dapat terlihat dengan batas minimal ketinggian tujuh derajat.
"Di mana kitab ini dijelaskan hilal terlihat 7 derajat. Ini landasan kita," ujar Lukman kepada wartawan, Sabtu (24/6/2017).
Lukman menjelaskan bahwa perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri dengan pemerintah bukan yang pertama sudah biasa mereka alami.
"Bukan hanya kali ini saja. Perbedaan sudah menjadi hal biasa dalam melihat hilal. Masyarakat adem-adem aja. Ibadah sesuai keyakinan masing masing," kata dia.
Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama telah menentukan Hari Raya Idul Fitri pada Minggu (25/6/2017) besok.
Berita Terkait
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS