Suara.com - Idul Fitri yang ditetapkan pemerintah sudah dirayakan pada Minggu (25/6/2017). Tetapi, semangat untuk merayakan hari Lebaran masih tetap terasa sampai hari ini, Selasa (27/6/2016).
Bahkan, video ucapan Lebaran dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang diunggah pada Jumat (23/6/2017) masih viral sampai hari ini.
Video tersebut viral menandakan pesan dari Menteri Susi berhasil mencuri perhatian warganet.
Dalam video tersebut, setelah Menteri Susi mengucapkan selamat hari raya Idul FItri dan meminta maaf lahir bathin. Susi berharap Lebaran ini membawa berkah bagi semua anggota masyarakat.
Bagian akhir pernyataan Menteri Susi yang dianggap menarik bagi warganet. Yaitu ajakannya untuk tetap hidup sehat dengan mengganti menu daging menjadi ikan di hari Lebaran.
"Dan jangan lupa, ganti menu Lebaran dari daging ke menu ikan supaya lebih sehat dan bebas kolesterol. Selama makan ikan di hari raya. Terima kasih," tutur Menteri Susi.
Video singkat tersebut sampai hari ini disebar ulang warganet sampai 4.200 kali, diberi tanda like sebanyak 6.100 buah, dan dikomentari sebanyak 686 kali.
Sebagian besar fans Menteri Susi senang dengan pesan yang disampaikan lewat video tersebut. Apalagi bagian ajakan makan ikan di hari Lebaran.
Sebagian warganet menimpali dengan kalimat-kalima candaan.
"Selamat berlebaran bu... empek2 dan woku kakap siap di menunggu ibu dirumah kami...wkwkw," tulis warganet.
Sebagian netizen malah melaporkan menu makanan yang disiapkan keluarga di hari Lebaran.
"Iya bu susi, keluarga saya rencana masak pepes ikan tongkol," tulis netizen.
Ada pula warganet yang gemes dengan Menteri Susi.
"Ibuuuuuuuu. *nemplok* *sambil mam dendeng ikan*" tulis netizen.
Bahkan, ada yang candaannya mengingatkan pada gurauan Menteri Susi dulu yang pernah menjadi trending topic. Kala itu, Menteri Susi menyosialisasikan makan ikan dan bagi yang tidak mau akan ditenggelamkan.
Berita Terkait
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
-
Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju
-
Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham
-
Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?
-
Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina