Suara.com - Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin terobsesi untuk merealisasikan layanan asrama haji di seluruh daerah serupa dengan hotel berbintang tiga.
"Sesuai konsep, desain asrama haji sebisa mungkin disamakan dengan kondisi hotel yang akan ditempati jamaah saat berada di Mekah juga Madinah," katanya usai menghadiri agenda pelatihan petugas pendamping calon haji di Embarkasi Haji Jakarta-Bekasi, Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (5/7/2017).
Menurut Lukman, seperti dikutip Antara, obsesi itu merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji Indonesia sejak masih di Tanah Air hingga saat berada di Tanah Suci.
Bentuk peningkatan fasilitas yang bisa dinikmati sejak di Tanah Air adalah kenyamanan kamar tempat menginap sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Asrama Haji Jawa Barat Embarkasi Jakarta-Bekasi termasuk salah satu yang telah mendapatkan penambahan sekaligus peningkatan kualitas fasilitas tersebut melalui peresmian Gedung Mina E.
"Saya sudah lihat kamar-kamarnya, bisa saya katakan tarafnya sekelas dengan hotel bintang tiga, bahkan lebih baik," katanya.
Lukman mengatakan, menyiapkan penginapan yang layak dan nyaman merupakan tugas dari Kementerian Agama. Tujuannya, agar jamaah calon haji bisa beristirahat sambil menyiapkan diri dan stamina sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Renovasi besar-besaran, lanjut Lukman, tidak hanya dilakukan di Asrama Haji Jabar Embarkasi Jakarta-Bekasi, namun juga terhadap 12 embarkasi lainnya di sejumlah daerah.
Menurut dia, selain dari segi penginapan, kenyamanan jamaah yang juga diperhatikan oleh Kemenag ialah dalam hal penyediaan tenda wukuf di Arafah.
Baca Juga: Kronologis Perempuan Ngaku Istri Jenderal Tampar Petugas Bandara
Setelah bertahun-tahun, untuk tahun ini tenda wukuf untuk jamaah haji Indonesia diganti dengan spesifikasi yang diklaim lebih baik, lebih layak, lebih kuat, dan juga lebih nyaman.
"Selama berpuluh-puluh tahun, tenda wukuf di Arafah hanya berbahan parasut beralas terpal yang ditopang besi berkarat dan bambu yang rapuh," katanya.
Namun kini semuanya sudah diganti total dengan tenda berbahan PVC yang antiapi, antiair, tetapi bisa menyerap panas. Penopangnya pun besi-besi baja yang jauh lebih kuat sehingga jamaah lebih aman dan nyaman terlindungi.
"Prinsip kami, pelayanaan jamaah haji dari waktu ke waktu harus semakin baik. Uang rakyat yang dihimpun harus kembali kepada rakyat berupa pelayanan dan fasilitas yang jauh lebih baik dan tentunya nyaman," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi