Mantan anggota DPR Miryam S. Haryani bersiap menjalani sidang perdana kasus dugaan pemberian keterangan palsu di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/7). [suara.com/Oke Atmaja]
Mantan anggota Fraksi Hanura DPR Miryam S. Haryani enggan memberikan komentar perihal penetapan Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan barang dan jasa Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
"No comment, bukan partai saya soalnya," kata Miryam di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (18/7/2017).
Miryam merupakan tersangka pemberian keterangan palsu atau tidak memberikan keterangan dalam perkara korupsi e-KTP.
Miryam mengatakan sejak awal persidangan kasus e-KTP tidak pernah menyebutkan nama Ketua Umum Partai Golkar dalam skandal.
"Sejak awal saya tidak tahu dan nggak pernah nyebut Pak Novanto ya, sejak awal, tidak ada itu," ujar Miryam.
Miryam kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah berkomunikasi dengan Novanto perihal proyek e-KTP.
"Tidaklah (tidak komunikasi. Partainya saja beda, gimana ceritanya bos? Partai saya Hanura Pak Novanto Golkar. Rapat aja nggak pernah saya," tutur Miryam.
Meskipun sama-sama duduk di lembaga legislatif, Miryam mengaku tidak ada pertemuan khusus dengan Novanto.
"Pertemuan juga nggak ada. Saya juga nggak ada pertemuan-pertemuan. Kan teman-teman DPR tidak satu komisi," kata Miryam.
"No comment, bukan partai saya soalnya," kata Miryam di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (18/7/2017).
Miryam merupakan tersangka pemberian keterangan palsu atau tidak memberikan keterangan dalam perkara korupsi e-KTP.
Miryam mengatakan sejak awal persidangan kasus e-KTP tidak pernah menyebutkan nama Ketua Umum Partai Golkar dalam skandal.
"Sejak awal saya tidak tahu dan nggak pernah nyebut Pak Novanto ya, sejak awal, tidak ada itu," ujar Miryam.
Miryam kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah berkomunikasi dengan Novanto perihal proyek e-KTP.
"Tidaklah (tidak komunikasi. Partainya saja beda, gimana ceritanya bos? Partai saya Hanura Pak Novanto Golkar. Rapat aja nggak pernah saya," tutur Miryam.
Meskipun sama-sama duduk di lembaga legislatif, Miryam mengaku tidak ada pertemuan khusus dengan Novanto.
"Pertemuan juga nggak ada. Saya juga nggak ada pertemuan-pertemuan. Kan teman-teman DPR tidak satu komisi," kata Miryam.
Komentar
Berita Terkait
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
-
Biodata dan Agama Rheza Herwindo, Anak Setya Novanto yang Nikahi Kerenina Sunny
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing