Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis tim taekwondo dan voli mampu meraih medali emas di ajang SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus 2017.
Optimisme tersebut muncul setelah Wapres memantau langsung persiapan pemusatan latihan (pelatnas) taekwondo dan voli hari ini, Selasa (18/7/2017).
"Saya lihat dari kesuksesan dan sarana latihan sangat optimis bahwa tadi taekwondo dan voli ini cukup baik, apalagi dilaporkan bahwa targetnya memang emas," kata Wapres usai meninjau latihan Tim Voli Nasional di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya, Wapres telah meninjau Pusat Pelatihan Prima Atlet Taekwondo di Cibubur, Jakarta Timur.
Menurut JK, yang juga ketua pengarah Panitia Penyelenggara Asian Games 2018, SEA Games sangat penting untuk mengukur kemampuan tim Indonesia di wilayah Asia Tenggara, sebelum maju di ajang Asian Games 2018.
"Kita optimis, setidak-tidaknya di posisi empat-lah," kata dia.
Menanggapi hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang turut mendampingi Wapres, mengatakan SEA Games adalah "pintu masuk" untuk pencapaian yang lebih tinggi lagi di ajang Asian Games.
"Karena itu kita berharap betul seluruh capaian olahraga maksimal di sini, target yang diharapkan itu harus bisa tercapai dengan baik dan saya bersyukur bola voli dan taekwondo ini targetnya melebihi seperti yang di Singapura 2015," kata dia.
Indonesia meraih posisi kelima dengan perolehan 47 medali emas pada SEA Games Singapura 2015.
Baca Juga: Hanya Unggul 10 Poin dari Rossi, Marquez: Saya Makin Termotivasi
Sementara untuk SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Indonesia menargetkan posisi empat besar dengan perolehan 61 medali emas.
Di lain pihak, Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Marciano Norman menjelaskan target tim taekwondo Indonesia di pentas SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
"Untuk SEA Games dan Asian Games kami targetkan masing-masing dua medali emas di dua nomor pertandingan," kata Marciano.
Marciano juga menjelaskan 16 atlet anggota tim Taekwondo nasional yang akan berangkat ke Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan untuk Asian Games Jakarta 2018 serta Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan 2018 dilatih oleh dua mantan atlet Taekwondo asal Korea Selatan.
"Alat-alat dan perlengkapan latihan semuanya yang akan digunakan di SEA Games Malaysia, kami juga bertanding di kejuaraan internasional, kemarin di Austria untuk mengukur kemampuan," kata dia.
Marciano menambahkan, ajang SEA Games 2017 juga akan menjadi evaluasi bagi tim taekwondo Indonesia untuk persiapan Asian Games 2018.
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!