Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan wacana pembentukkan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Anti Korupsi) karena penanganan kasus korupsi yang ada di institusi Polri masih dianggap belum maksimal.
"Dipandang masih belum maksimal menangani korupsi, karena korupsi masih berlangsung di berbagai tempat. Sehingga kami berharap korupsi ini bisa diberantas tuntas. Walaupun mungkin itu cukup berat," kata Setyo di Polda Metro Jaya, Kamis (20/7/2017).
Pembentukan Densus Anti Korupsi ini diharapkan bisa membantu penanganan kasus korupsi di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polri hingga tuntas. Tim ini diharapkan bisa berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk bekerjasama menangani kasus.
"Walaupun Direktorat Tipikor sekarang sudah melakukan dengan jajarannya yang sampai ke Polda dan ke Polres, sudah menangani, 1000 lebih kasus, tetapi dengan Densus nanti mungkin kami lebih masif lagi, bekerjasama dengan KPK, mana yang tidak ditangani KPK, kami tangani," kata dia.
Namun ketika disinggung apakah Densus Anti Korupsi juga memiliki kewenangan untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Setyo belum bisa menerangkan secara rinci. Dia hanya menyampaikan OTT bisa dilakukan apabila bukti awal yang diperoleh sudah kuat.
"OTT itu kan hanya teknik dan taktik, tidak harus OTT pun bisa, sepanjang kami mendapatkan alat bukti yang kuat," katanya.
Begitu juga, saat ditanya apakah lembaga ini punya kewenangan penyadapan seperti KPK, Setyo menjawab perihal penindakan OTT maupun penyadapan merupakan sebuah teknik untuk menangani kasus korupsi.
"Menyadap itu juga salah satu teknik untuk mendapatkan informasi awal, nanti mungkin kami juga akan mengembangkan teknik, taktik, yang terkait dengan korupsi. korupsi ini kan extra ordinary crime, harus ditangani," kata dia.
Setyo juga menyampaikan sejauh ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk mempercepat pembentukan lembaga anti rasuah yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Baca Juga: Kapolri Minta BB Sabu Satu Ton Diawasi Agar Tak Disalahgunakan
"Kapolri sudah menyatakan sudah berkoordinasi dengan kejaksaan agung diharapkan ada koordinasi yang lebih intens, koordinasi yang lebih baik lagi dengan kejaksaan, seperti di KPK. sehingga mempercepat proses," katanya.
Wacana pembentukan Densus Anti Korupsi muncul saat Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senin (17/7/2017).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta
-
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm
-
Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin
-
Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas
-
KUHP dan KUHAP Mulai Berlaku, Puan Maharani: Momen Bersejarah untuk Indonesia
-
Pilkada Lewat DPRD, Lemhannas Sudah Serahkan Kajian Rahasia ke Prabowo
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen
-
Arus Pendek Listrik Bikin Rumah Lapak di Kebon Jeruk Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
-
Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sikap PDIP Dinilai Tak akan Banyak Mengubah Arah