Suara.com - Kepolisian Resor Kabupaten Timor Tengah Utara mengejar BB (50), ayah yang tega mencabuli anak kandungnya, MB, di rumah, Kecamatan Biboki Moenleu.
"Pelaku masih dikejar oleh pihak kepolisian setempat. Sebab perlakuannya kepada anaknya diketahui oleh istri pelaku dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast di Kupang, dikutip dari Antara, Senin (24/7/2017).
Perlakuan BB kepada anak kandungnya ketahuan setelah pada Kamis (13/7/2017) lalu, saat MB merapikan pakaian, tiba-tiba BB datang menghampiri dan langsung memegang salah satu bagian tubuh MB yang paling sensitif.
Saat melakukan aksi, BB tidak menyangka kalau kakak kandungnya MB sedang memperhatikan perbuatan sang ayah sehingga seketika langsung menegur perbuatan ayahnya.
"Saat kakak kandung MB sedang bersitegang dengan sang ayah, ibu kandung MB yang sekaligus istri dari BB mendengar hal tersebut langsung menegur pelaku," kata Jules.
Pascakejadian, ibu kandung MB yang berinisial MST dan kakak kandung, OB, mendiamkan hal tersebut karena mereka lagi ada kegiatan keluarga Kota Kefamenanu.
Namun, sepulang dari Kefamenanu, sang ibu langsung kembali menanyakan perbuatan sang ayah terhadap anaknya. Dan pada saat itulah MB mengaku bahwa BB ayahnya sudah melakukan perbuatan tidak wajar tersebut sejak 2016.
"Korban katanya diancam oleh ayahnya untuk tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain. Hal inilah yang membuat sang ibu geram dan melaporkan kepada pihak kepolisian setempat," tuturnya.
Pencarian terhadap pelaku lanjut Jules akan terus dilanjutkan. Dan untuk saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan penanganannya dari penyidik Polsek ke Penyidik Unit PPA Satuan Reskrim Polres TTU untuk diproses lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Mantan Kapolres Ngada Fajar Widyadharma Hadapi Vonis, DPR Desak Hukuman Maksimal
-
Miris! Anak 10 Tahun di Samarinda Jadi Korban Eksploitasi Seksual: Ibu dan Ayah Tiri Terlibat
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra