Suara.com - Satu unit helikopter "Water Bombing" jenis MI 17 VN milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa petang.
Komandan Kodim 0116/ Nagan Raya Letkol Kav Moch Wahyudi, Selasa, mengatakan helikopter tersebut akan melaksanakan Bom Air di wilayah Aceh yang tenggah dilanda kebakaran hutan dan lahan gambut.
"Heli BNPB tersebut terbang dari Dumai menuju Bandara Cut Nyak Dhien guna membantu penanggulan kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya," katanya dalam pesan tertulis kepada Antara.
Heli sementara "stanby" di Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya dan rencananya akan mulai melakukan kegiatan operasi Bom Air pada Rabu, (26/7) di wilayah Kabupaten Aceh Barat yang masih dilanda kebakaran lahan gambut.
Dandim Letkol Moch Wahyudi menyebutkan, berdasar keterangan dari pihak BNPB saat tiba di wilayah hukum setempat, terlebih dahulu akan dilakukan rapat koordinasi dengan Danrem 012 Teuku Umar (TU) beserta Muspida Kabupaten Aceh Barat.
"Ada kemungkinan setelah membantu pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat, akan membantu pula pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Heli tersebut rencananya akan beroperasi selama satu Minggu,"tuturnya.
Dia mengatakan dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Nagan Raya, pihak Kodim 0116 telah melaksanakan koordinasi penyiapan sarana dan prasarana.
Beberapa hal yang telah dilakukan TNI untuk penindakan dan pencegahan bahaya kebakaran hutan telah dipersiapkan, seperti masker 1000 buah, racun api empat buah, mobil pemadam kebakaran empat unit, sepeda motor trail empat unit dan selang pemadam delapan buah dengan panjang 20 meter. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang
-
Jalankan Instruksi Zulhas, Fraksi PAN DPR Gelar Aksi Sosial Selama Ramadan
-
Diduga Dibeli dari Hasil Korupsi, 5 Mobil Operasional Tersangka Kasus Bea Cukai Disita KPK
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Ada Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bupati Sudewo, KPK Buru Sosok Mastermind
-
Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog
-
Jelang Vonis 2 Tahun Penjara, Delpedro Marhaen Beri 'Orasi Terakhir' di Aksi Kamisan
-
5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026
-
Pandji Pragiwaksono di Aksi Kamisan: Delpedro Cs Harusnya Tidak Perlu Diperkarakan
-
Ahli Praperadilan Gus Yaqut Sebut Negara Tak Jualan Kuota Haji, Begini Keterangannya