- Menteri Agama mendorong pesantren besar sediakan psikolog untuk mendukung penanganan kesehatan mental peserta didik.
- Usulan ini disampaikan saat rapat tingkat menteri di Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026.
- Pemerintah sepakat perkuat koordinasi lintas kementerian melalui "Program Bersama 9 K/L" terkait isu ini.
Suara.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong pondok pesantren berkapasitas besar untuk menyediakan layanan psikolog guna menunjang penanganan kesehatan mental anak dan remaja di lingkungan pendidikan keagamaan.
Hal itu disampaikan Nasaruddin dalam Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Kamis (5/3/2026), yang membahas penguatan penanganan kesehatan jiwa anak dan remaja.
Menurut Nasaruddin, guru bimbingan konseling (BK) di madrasah dan pesantren memiliki peran penting dalam mendeteksi perubahan perilaku peserta didik. Namun, untuk persoalan yang bersifat klinis diperlukan dukungan tenaga profesional.
“Guru BK memiliki peran strategis dalam mengenali perubahan perilaku anak. Namun untuk persoalan yang bersifat klinis, diperlukan sinergi dengan tenaga profesional seperti psikolog dan tenaga medis,” kata Nasaruddin.
Karena itu, Kementerian Agama mendorong pesantren dengan jumlah santri besar untuk melengkapi layanan internalnya dengan dokter, perawat, dan psikolog agar penanganan masalah kesehatan mental dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
Nasaruddin juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya guru BK di madrasah dan pesantren. Ia mengusulkan adanya standardisasi kompetensi serta pelatihan berkelanjutan melalui kerja sama dengan kementerian terkait.
Menurutnya, madrasah dan pesantren selama ini dipandang masyarakat sebagai lingkungan pendidikan yang relatif aman dan nyaman bagi anak.
“Berdasarkan survei yang ada, masyarakat melihat madrasah dan pondok pesantren sebagai lingkungan yang relatif aman dan nyaman. Ini adalah kepercayaan yang harus kita jaga dengan penguatan sistem dan pengawasan,” kata Nasaruddin.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga menyepakati penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga melalui kerangka “Program Bersama 9 K/L” untuk merespons meningkatnya tantangan kesehatan mental anak dan remaja.
Baca Juga: Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
Berita Terkait
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
Lika-Liku Hidup Santri di Buku Setegar Batu Karang, Seindah Senja Sore
-
Tak Hanya Garang di Lapangan, 3 Bintang Timnas Indonesia Ini Ternyata Jebolan Pesantren
-
Toleransi Nyepi dan Lebaran di Bali, Menag Atur Takbiran Terbatas
-
Novel Negeri 5 Menara: Nilai Pendidikan dalam Kehidupan Santri Modern
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi