Suara.com - Teka-teki masa depan Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen bersama Ferrari akan terjawab saat balapan seri 13 Formula 1 di Sirkuit Monza, Italia, 3 September mendatang.
Isyarat itu disampaikan langsung bos Ferrari, Sergio Marchionne. Dia mengatakan, ada kemungkinan Ferrari bakal mempertahankan duet kedua pebalapnya itu yang kontraknya habis akhir musim ini.
Secara implisit, Marchionne mengatakan, peluang Vettel dipertahankan jauh lebih besar ketimbang Raikkonen.
"Saya rasa saya telah mengumumkannya ke publik soal Sebastian, jika dia ingin bertahan, dia akan lebih mendapat sambutan hangat," kata Marchionne, dikutip dari Motorsport, Selasa (1/8/2017).
"Dan dalam kasus Kimi, kami cukup yakin...kami ingin dia bertahan. Semoga kami bisa secepatnya menyelesaikan negosiasi kontrak mereka," lanjutnya.
Saat ditanya persentase Raikkonen akan bertahan, Marchionne mengatakan kemungkinannya 50 persen.
Dia juga menegaskan finalisasi negosiasi kontrak dengan Vettel dan Raikkonen akan terjadi pada balapan kandang di Monza.
"Itulah yang saya dengar. Saya mendengar Maurizio (Arrivabene, prinsipal tim Ferrari) mengatakan itu. Saya tidak punya waktu yang direncanakan, ini masih terlalu dini. Ini baru 11 seri dari 20 seri, jadi masih banyak lomba yang harus kami jalani," ujarnya.
Di lain pihak, Marchionne enggan mengomentari rumor timnya bakal menggaet nama besar, seperti Lewis Hamilton, untuk diduetkan dengan salah satu antara Vettel dan Raikkonen.
Baca Juga: Legenda Suzuki: Kompetisi MotoGP Sekarang Lebih 'Gila'
Marchionne mengatakan, terlalu dini mempertimbangkan pebalap Inggris itu masuk ke timnya, mengingat kontrak Hamilton bersama Mercedes juga baru habis pada akhir musim 2018.
"Jika dia mengakhiri karier bersama Ferrari tentu jadi sebuah kebanggaan buat kami, tapi sampai saat ini kami tidak terlalu jauh lakukan pendekatan dengan Lewis," katanya.
"Saya tidak akan membicarakan masa depan, kami memiliki dua pebalap hebat di tim--Vettel dan Raikkonen--dan tidak mau membicarakan alternatif-alternatif pebalap lain," tegas Marchionne.
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya
-
Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung
-
Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas
-
KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim
-
Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran
-
Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini
-
Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan