Suara.com - Meskipun PT IBU sudah dinyatakan bersalah dan Dirut PT IBu, Trisnawan Widodo sudah ditetapkan sebagai tersangka, Polisi tidak akan menyita beras produk PT IBU yang sudah ada. Namun, penegakan hukum atas kasus tersebut akan terus berjalan.
"Barang yang ada setelah ini nggak akan dilakukan penyitaan. Upaya yang akan dilakukan adalah melakukan proses hukum, nggak pada menyita beras yang sudah ada," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/ 2017).
Proses hukum akan dilanjutkan pada tahap penyidikan lanjutan, apakah dalam kasus tersebut terjadi tindak pidana pencucian uang atau tidak. Sebab, kata Martinus, praktek ilegal yang dilakukan oleh PT IBU sudah berjalan kurang lebih dua tahun.
Sementara itu, terhadap Trisnawan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ia kini telah ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri Polda Metro Jaya.
"Selanjutnya kita akan fokus ke PT IBU untuk menuntaskan perkara yang kita sangka terhadap mereka, supaya bisa bergulir ke kejaksaan dan pengadilan," tutur Martinus.
Alasan penyidik melakukan penahanan kepada Trisnawan, karena dikhawatirkan melarikan diri.
"Beranggapan tersangka bisa melarikan diri maka dia ditahan. Supaya nggak mengulangi perbuatannya, atau bisa juga hilangkan barang bukti," kata Trisnawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba