Suara.com - Seorang ayah di Sonargaon, Distrik Narayanganj, yang dekat Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, tega membakar bayinya hidup-hidup.
Jahirul Islam, seperti dilansir The Star, Sabtu (5/8/2017), tega membakar hidup-hidup bayinya yang beernama Jannatul karena terlahir perempuan.
"Dia secara keji membakar hidup-hidup cucuku pada 30 Juli lalu. Akulah yang berani melaporkannya ke polisi," kata Azia Begum, ibu mertua Jahirul.
Sebelum membakar bayinya sendiri, kata Sazia, menantunya tersebut telah lama terlibat percekcokan dengan istrinya, Kulsum Begum.
Keduanya, sambung Sazia, baru menikah pada tahun lalu, yakni 2016. Sejak menikah, Jahirul sudah banyak berharap sang istri bisa mengandung dan melahirkan bayi laki-laki.
Sebab, dalam keyakinan Jahirul dan kebudayaan setempat, bayi lelaki lebih membanggakan keluarga ketimbang bayi perempuan.
Alhasil, ketika Kulsum melahirkan bayi perempuan, Jahirul tak menyukainya dan lebih sering marah-marah kepada sang istri.
"Puncaknya, ia membakar Jannatul menggunakan bensin. Cucuku masih hidup setelah dibakar, tapi lelaki kejam itu tak mau membawanya ke dokter hingga bayinya meninggal," tuturnya.
Sementara sang ibu, Kulsum, mengakui suaminya adalah pecandu obat-obatan terlarang dan kerapkali memukulinya.
Baca Juga: PSG Tundukkan Amiens, Neymar Jadi Penonton 'Termahal' di Dunia
"Aku berharap polisi menghukumnya seberat-beratnya," tukas Kulsum.
Kepala Kepolisian Sonargaon Inspektur Sheikh Mofizul Islam mengatakan, aparat sudah membawa jasad bayi malang tersebut ke Rumah Sakit Umum Narayanganj untuk dilakukan autopsi.
"Kami kekinian sedang memburu Jahirul dan keluarganya yang juga ikut terlibat. Mereka melarikan diri setelah nenek korban melapor kepada kami," tutur Mofizul.
Berita Terkait
-
Pembunuh Darah Dingin, Ibu Bunuh Bayi Dikubur di Lubang Binatang
-
Bawa Kabur Istri Orang, Lelaki 60 Tahun Dikeroyok hingga Tewas
-
Kisah Bayi Dalam Kardus Dibuang di Taman, Disangka Kucing
-
Kritik Kambing Menteri, Seorang Wartawan Ditangkap Polisi
-
Suami Meninggal 3 Tahun Lalu, Perempuan Ini Baru Melahirkan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil