Suara.com - Sebuah ledakan menghancurkan jendela dan merusak salah satu kamar di masjid Minnesota. Gubernur bagian Mark Dayton melihat ini sebagai aksi kriminal terorisme.
Tepat Sabtu (5/8/2017) saat menjelang waktu salat Subuh waktu setempat, ledakan terjadi di Pusat Islam Dar Al Farooq di pinggiran kota Minneapolis. Hingga kini, FBI tengah melakukan penyelidikan dan Dayton menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan yang mengerikan, sombong, pengecut.
Dari hasil penyelidikan, mereka mengatakan, ledakan itu disebabkan alat peledak improvisasi. Tidak ada yang terluka dalam serangan tersebut, tapi ruangan imam mengalami kerusakan parah. Sebanyak 20 orang berada di dalam saat ledakan terjadi.
Mohamed Omar, direktur eksekutif masjid tersebut, mengatakan kepada CBS News bahwa ada salah satu pengurus masjid melihat sebuah truk dengan kecepatan tinggi meninggalkan tempat parkir mobil, setelah ledakan terjadi. Jendela ruangan imam hancur oleh benda peledak atau benda lain yang dilemparkan ke dalam.
"Penghancuran yang dilakukan ke tempat suci ini tidak terpikirkan, tak termaafkan. Saya berharap dan berdoa agar pelaku ditangkap dan diadili sampai tingkat penuh hukum," kata Dayton dalam sebuah konferensi pers.
Saat konferensi pers, dayton didampingi Ilhan Omar, legislator Somali-Amerika pertama di AS, dan Perwakilan AS Keith Ellison, Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.
"Apa yang membuat Minnesota tidak seperti negara lain adalah bagaimana kita menerima dan mencintai anggota komunitas kita, tidak masalah agama yang mereka praktikkan, bahasa yang mereka ucapkan atau dari mana asalnya," kata Ellison.
Masyarakat Muslim Amerika Minnesota juga akan menawarkan hadiah 10.000 dolar AS untuk informasi tentang penyerang. Diperkirakan 3,3 juta Muslim tinggal di AS, sekitar 1 persen dari populasi, menurut laporan Pew Research Center terbaru. Minnesota adalah rumah bagi populasi Somalia terbesar yang tinggal di AS. [BBC]
Baca Juga: Warga Sumbar Banyak yang Terlibat Terorisme
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan