Suara.com - Majalah satir asal Prancis, Charlie Hebdo mengeluarkan edisi yang kontroversi. Dalam sampul depan majalah itu menunjukan tuduhan jika kelompok Islam radikal di balik serangan di Barcelona yang menyebabkan 14 orang meninggal.
Sampul depan majalah itu berwarna kuning dan menggambarkan 2 orang tergeletak penuh darah. Di gambar kartun itu juga digambarkan sebuah mobil van yang menabrak mereka. Ada tulisan 'Islam: agama damai ... abadi' dan majalah itu.
Warganet Prancis menyebutkan sambul Charlie Hebdo akan memprovokasi kelompok Islamofobia.
Anggota Parlemen Sosialis yang juga mantan menteri Stephane Le Foll mengatakan sampul Charlie Hebdo memicu konflik.
"Bila Anda seorang jurnalis Anda perlu menahan diri karena membuat asosiasi ini bisa digunakan oleh orang lain," katanya.
Charlie Hebdo ini pernah menghebohkan publik setelah menggambar wajah Nabi Muhammad. Itu juga menyebabkan kemarahan, ancaman pembunuhan dan, pada akhirnya, kekerasan. (ISIS/ MNC Grup)
Tag
Berita Terkait
-
'Teror' di Peringatan Setahun Tragedi Charlie Hebdo, Pelaku Tewas
-
Cara Satire Charlie Hebdo Sikapi Teror di Paris
-
Charlie Hebdo Kembali Berulah, Kali Ini Sindir Tragedi Metrojet
-
Kartunis Charlie Hebdo Tak Akan Gambar Kartun Nabi Muhammad Lagi
-
Terkait Penembakan di Kopenhagen, Polisi Tewaskan Seorang Lelaki
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB