Suara.com - Sebanyak 31 orang tewas dalam bentrokan di India utara, Sabtu (26/8/2017) waktu setempat. Kerusuhan itu terjadi setelah seorang pemimpin spiritual dinyatakan bersalah memperkosa dua pengikutnyai.
Pemimpin spiritual Flamboyan Gurmeet, Ram Rahim Singh divonis bersalah terkait kasus pemerkosaan di tahun 1999. Dia dipenjara 7 tahun. Pendukungnya tidak terima dengan putusan itu, mereka mengamuk di jalan dan bentrok dengan polisi di Kota Panchkula.
Wakil Kepala Kepolisian Panchkula, Joshi mengatakan sebanyak 120 orang dirawat di rumah sakit karena kerusuhan itu. Tentara telah dikerahkan untuk menangkal anarkisme pendemo.
Sasaran mereka tidak hanya merusak fasilitas umum, mereka juga merusak sebuah mobil milik media televisi. Sementara di New Delhi, pendukung Singh membakar bus dan dua kereta kosong.
Kerusuhan itu melumpuhkan aktivitas kota. Perdana Menteri Narenda Modi meminta masyarakat tenang.
"Saya mengutuk keras kekerasan dan mendesak setiap orang untuk menjaga perdamaian," kata Modi di Twitter.
Singh merupakan pemimpin spiritual Dera Sacha Sauda, sebuah sekte spiritual kontroversial yang didirikan pada tahun 1948. Kelompok ini mengklaim mempunyai jutaan pengikut di seluruh dunia. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi