Suara.com - Keluarga mantan Presiden Soeharto menyerahkan 24 ekor sapi sebagai hewan qurban dalam rangka Idul Adha 1438 Hijriah di Masjid Agung At-Tin, Jakarta Timur.
"Tahun ini ada 24 ekor sapi dan dua ekor kambing. Sapi semua dari peternakan Tapos Bogor, peternakan Bapak Harto. Semua sapi dari keluarga Bapak Harto, sedangkan kambing dari jamaah masjid," ujar Ketua Panitia Idul Adha Masjid Agung At-Tin Karnali di Jakarta, dikutip dari Antara.
Rata-rata berat sapi tersebut 700 kilogram dan terdapat satu yang paling berat lebih dari satu ton.
Karnali menuturkan jumlah sapi hewan kurban tersebut sama dengan tahun sebelumnya, sementara tahun lalu tidak terdapat tambahan kambing dari jamaah masjid.
Panitia akan membaginya untuk 200 penerima, masing-masing sekitar 35-40 kilogram kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan Masjid Agung At-Tin, panti yatim piatu serta yayasan yang mengajukan permintaan.
Karnali menuturkan panitia telah mengatur pendistribusian daging kurban setelah salat Jumat untuk menghindari antrian masyarakat.
"Kami tidak memberikan secara langsung, melainkan membagikan berdasarkan proposal dan pengajuan. Hanya perwakilan ketua RT atau ketua yayasan yang datang mengambil," tutur dia.
Meskipun tempat penyembelihan hewan kurban sudah ditutup dengan seng, anak-anak mencari celah untuk melihat proses penyembelihan sapi sehingga panitia harus terus-terusan menegur mereka.
Tag
Berita Terkait
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
-
Bikin Kompetisi Padel dan Diikuti Belasan Artis, Marshel Widianto Siapkan Hadiah Kambing
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan