Guntur Romli telah merampungkan pemeriksaan sebagai saksi atas kasus ujaran kebencian Jonru Ginting. Menurutnya, pemeriksaan yang berjalan selama lima jam itu penyidik memberikan sebanyak 20 pertanyaan.
"Tadi kami diajukan 20 pertanyaan selama 5 jam di dalam dan tadi juga kesaksian saya itu kan menguatkan laporan dari Muanas yang terlapor yaitu Jonru," kata Guntur di Polda Metro Jaya, Rabu (6/9/2017).
Guntur yang merupakan saksi dari Muannas Al Aidid selaku pelapor menyampaikan dirinya juga telah memberikan bukti tambahan kepada penyidik berupa screen shot daei postingan Jonru Ginting di media sosial, Facebook.
"Kemudian juga kami juga ada bukti baru yang diserahkan tambahan," katanya.
Dia juga meminta agar kepolisian segera menangkap dan menahan Jonru. Alasan permintaan tersebut disampaikan karena Jonru kembali berulah dengan memplesetkan nama marga Muanas dari Al Aidid menjadi Al Aidit melalui postingannya pada Senin (4/9/2017).
Dia menduga plesetan itu sengaja dilakukan Jonru agar nama Muannas bisa dikaitkan dengan Tokoh Partai Komunis Indonesia D.N. Aidit.
"Jonru memplesetkan nama Muanas Al Aidid jadi Al Aidit, jadi ada meme yang tersebar dikaitkan Muanas dengan adit PKI. Ini jadi fitnah lagi," kata dia.
Atas postingan tersebut, Jonru dianggap telah menghina marga Al Aidid dari keluarga Muannas. Bahkan, Guntur juga menyampaikan, dari postingan itu, muncul gambar-gambar meme di medsos yang dibuat pihak tak bertanggungjawab.
"Di sini penghinaan terhadap keluarga dan marga Aidid yang merupakan marga Sayyid. Ini penghinaan keluarga. Kan kita tahu Aidit itu dikaitkan dengan nama pendiri PKI. Apalagi sudah ada meme, kita juga setelah dilacak ini orang ada diluar jawa membuat meme Muanas Al Aidid dengan Al Aidit," kata Guntur.
Muannas yang mendampingi pemeriksaan Guntur juga membenarkan soal postingan Jonru yang telah memplesetkan marga keluarganya.
"Contohnya saya dipolisikan Al aidit maksudnya memplesetkan Muanas Al Aidid. Al Adid itu berbeda dengan Aladid yang pake (T)," kata Muannas
Muannas juga menyampaikan, Jonru sengaja memplesetkan postingan tersebut untuk menggiring opini agar namanya bisa dikaitkan dengan tokoh komunis.
"Jadi dia mau menggiring ke pendiri PKI. Muanas Aladid itu marga yang mulia. Kalau dibiarkan itu marga akan marah," katanya.
Lebih lanjut, Muannas pun menyampaikan akan menempuh jalur hukum perihal postingan Jonru yang dianggap memplesetkan marga keluarganya.
"Ini jadi bikin masalah baru. Kami akan mengambil langkah hukum. Ini pasti kami ambil langkah hukum," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029
-
Tragis! 5 Fakta Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Korban Disiram 1,5 Liter Bensin
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal