Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham, diperiksa Badan Reserse dan Kriminal Polri, Kamis (30/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Partai Golkar belum menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Penjajakan hingga kini masih terus dilakukan sembari melakukan komunikasi politik dengan partai lain.
"Kita tetap melakukan komunikasi. Paling penting lagi bagi kami, tetap memonitor perkembangan tentang bagaimana keinginan dan aspirasi rakyat dan terkait elektabilitas calon yang ada," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham di Jakarta, Jumat (8/9/2017).
Beberapa nama yang masuk radar Golkar akan disurvei pekan depan. Survei dilakukan untuk mengukur tingkat keterpilihan mereka.
"Kalau nggak salah, Pak RK (Ridwan Kamil) tetap nomor satu, tapi turun (elektabilitasnya), Kemudian Dedi (Mulyadi) menjadi nomor dua dan Deddy Mizwar nomor tiga, tapi hampir sama dengan Dedi Mulyadi," tutur Idrus.
Partai Golkar tidak mau terburu-buru mendeklarasikan pasangan kandidat.
"Sehingga dengan perubahan posisi dan elektabilitas, saya kira kita akan menunggu dari hasil survei yang akan dilakukan minggu depan. Tentu kita akan lihat dari situ," kata Idrus.
Sementara itu, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera sudah resmi mengusung pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu di pilkada Jawa Barat tahun 2017.
Sedangkan Partai Nasional Demokrat mengusung Ridwan Kamil. Belakangan, Partai Kebangkitan Bangsa yang memiliki tujuh kursi menyusul menyatakan mengusung wali kota Bandung tersebut.
Nama Dedi Mulyadi juga masuk daftar kandidat kuat. Semua kandidat yang namanya beredar di publik, saat ini tengah safari politik untuk mendapatkan dukungan partai dan publik.
"Kita tetap melakukan komunikasi. Paling penting lagi bagi kami, tetap memonitor perkembangan tentang bagaimana keinginan dan aspirasi rakyat dan terkait elektabilitas calon yang ada," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham di Jakarta, Jumat (8/9/2017).
Beberapa nama yang masuk radar Golkar akan disurvei pekan depan. Survei dilakukan untuk mengukur tingkat keterpilihan mereka.
"Kalau nggak salah, Pak RK (Ridwan Kamil) tetap nomor satu, tapi turun (elektabilitasnya), Kemudian Dedi (Mulyadi) menjadi nomor dua dan Deddy Mizwar nomor tiga, tapi hampir sama dengan Dedi Mulyadi," tutur Idrus.
Partai Golkar tidak mau terburu-buru mendeklarasikan pasangan kandidat.
"Sehingga dengan perubahan posisi dan elektabilitas, saya kira kita akan menunggu dari hasil survei yang akan dilakukan minggu depan. Tentu kita akan lihat dari situ," kata Idrus.
Sementara itu, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera sudah resmi mengusung pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu di pilkada Jawa Barat tahun 2017.
Sedangkan Partai Nasional Demokrat mengusung Ridwan Kamil. Belakangan, Partai Kebangkitan Bangsa yang memiliki tujuh kursi menyusul menyatakan mengusung wali kota Bandung tersebut.
Nama Dedi Mulyadi juga masuk daftar kandidat kuat. Semua kandidat yang namanya beredar di publik, saat ini tengah safari politik untuk mendapatkan dukungan partai dan publik.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Perang Bintang di Pilkada Jabar: Deretan Pesohor Rebut Kursi Kekuasaan
-
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi: Menang Pilgub Jabar 2024, Mantan Istri Kalah Telak di Pilkada Purwakarta!
-
Deretan Kontroversi Dedi Mulyadi: Dituding Musyrik hingga Digugat Cerai Istri, Kini Menang Telak Pilgub Jabar 2024!
-
Nyoblos Pilkada Jabar, RK Kaget Lihat Bocil Pakai Jersey Viking-The Jak: Beli di Mana?
-
Mau Gaet Suara Anak Abah di Jabar, Syaikhu-Ilham Habibie Harap Anies Turun Gunung Kampanye
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB