Suara.com - Nestapa komunitas Rohingya yang terusir dari tempat tinggal mereka di negara bagian Rakhine, Myanmar, akibat kekerasan militer, mengundang simpati internasional, termasuk Indonesia.
Salah satu simpati itu dilakukan melalui upaya penggalangan dana, selain tekanan moral serta diplomasi yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia kepada pemerintah Myanmar.
Penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah dan di berbagai tempat. Tidak main-main, mulai siswa SD, polisi, seniman, hingga warganet turut mengumpuklan dana kemanusiaan.
Sepanjang Jumat (8/9), misalnya, sekitar 2.000 pelajar Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar doa bersama serta penggalangan dana di alun-alun kota.
Mereka pelajar dari seluruh jenjang pendidikan, mu;ai kelompok bermain, taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA, termasuk siswa asrama serta melibatkan guru dan wali murid.
Pada hari yang sama, siswa SMA Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Jateng, melakukan penggalangan dana, selain melakukan Salat Gaib serta mengaji dan doa bersama di sekolah mereka.
Dalam aksi para siswa dan guru serta karyawan sekolah tersebut, terkumpul dana Rp2.403.000,00. Uang itu lantas diserahkan kepada pengurus Muhammadiyah setempat, selanjutnya diserahkan ke Lazismu (LAZIZ Muhammadiyah) Pusat untuk disalurkan kepada masyarakat Rohingya.
Pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggalang dana dari warga setempat selama 45 hari, mulai 8 September hingga 22 Oktober mendatang.
Baca Juga: Ibu Negara Iriana Dihina di Instagram, Warganet Marah
Sekitar 50 pengurus dari masing-masing badan otonom NU ditugaskan menggalang dana setiap hari di 12 lokasi strategis, seperti Pasar Anom Baru, Pasar Bangkal Baru, dan kantor organisasi perangkat daerah setempat.
Hasil penggalangan dana akan disalurkan melalui Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIZ) NU.
Lazizmu Kalimantan Tengah, sejak Selasa (5/9) juga melakukan penggalangan dana sampai waktu yang belum ditentukan. Hingga Kamis (7/9), telah terkumpul Rp33 juta. Kelak seluruh donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada Lazismu Pusat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat Rohingya.
NU, Muhammadiyah, bersama ormas-ormas lain serta Kementerian Luar Negeri telah membentuk Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myamar (AKIM) yang berkomitmen membantu penanganan masalah konflik dan kemanusiaan melalui pendekatan "humanitarian development".
Sementara puluhan seniman Minang menggelar aksi penggalangan dana sejak Kamis (7/9) hingga Minggu (10/9) di berbagai jalan di Kota Padang.
Begitu pula, Pemprov Sumatera Barat membuka rekening di Bank Nagari atas nama Sumbar Peduli Rohingya dengan nomor 2101.0210.05697-2. Rekening itu disediakan untuk pegawai negeri sipil, relasi pemerintah, dan masyarakat yang ingin menyumbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir