KJRI Houston telah menyiapkan sejumlah tindakan antisipasi terhadap bencana Badai Irma yang akan melanda wilayah Florida dan Georgia, Amerika Serikat pada 10-12 September 21O7.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat, Minggu malam (10/9/2017) menyatakan bahwa sejak 5 September KJRI Houston telah membangun kontak intensif dengan simpul-simpul WNI di Florida dan Georgia.
"KJRI sudah membentuk grup sosial media dengan simpul-simpul masyarakat untuk memudahkan komunikasi," kata Iqbal.
Selain itu KJRI juga telah menunjuk petugas yang siaga 24 jam hingga tanggal 12 September untuk mengantisipasi adanya WNI yang membutuhkan bantuan KJRI.
Berdasarkan data Kemlu terdapat 3.144 WNI di Georgia. Sementara di Florida terdapat 2.595 WNI, termasuk puluhan WNI yang sedang magang di hotel-hotel di Miami.
KJRI Houston membuka hotline 24 jam di nomor +1 346-932-7284 bagi WNI yang membutuhkan informasi dan bantuan.
Sementara itu New York Times melaporkan bahwa mata badai Irma telah melintasi Florida Keys dengan kecepatan 130 mil per jam pada Minggu pagi waktu setempat setelah sebelumnya meluluh lantakkan kawasan Karibia.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban Badai Irma yang melanda wilayah Karibia sejak 7-9 September 2017.
Baca Juga: Badai Irma Sapu Karibia, Kini Bergerak ke Florida
Tujuh WNI di Puerto Rico dan lima WNI di Kepulauan Virgin AS sudah berhasil dihubungi oleh KJRI Houston.
"Mereka dalam keadaan selamat," kata Iqbal.
Sementara itu, terdapat tujuh WNI asal Bali yang bekerja sebagai terapis spa di Kepulauan Virgin Britania Raya dan kesemuanya dalam keadaan selamat.
Meskipun demikian, kondisi rumah dan tempat kerja mereka mengalami kerusakan berat, lanjut Iqbal.
Kemlu telah berkoordinasi dengan KBRI London, Havana dan Caracas untuk memantau situasi mereka dan memberikan bantuan yang diperlukan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati