Suara.com - Ada dugaan pengusaha garmen Zakaria Husni (58) dan istri, Zakia Masrur, dibunuh di rumah Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebelum dibuang dalam keadaan kaki diikat dan tubuh dibungkus bed cover di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Salah satu indikasi yang mengarah ke sana yakni ditemukan bercak darah di kamar mandi.
"Bercak darah ada cuma di kamar mandi. Sepertinya darah yang di lantai sudah dipel, soalnya ada kain pel yang banyak darah," kata Ketua RT Satyawan ketika ditemui di Jalan Tondano, Selasa (12/9/2017).
Satyawan merupakan satu saksi yang diajak polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah nomor 21 pada Senin (11/9/2017).
Satyawan mengatakan polisi sudah mengamankan CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Ada tiga rekaman yang diambil pihak (polisi) di dua titik. Jaraknya yang rumah nomor 1 di ujung jalan mengarah ke Jalan Pejompongan Raya, yang kedua berjarak 3 rumah dari kediaman korban," kata Satyawan.
Dari rekaman CCTV terlihat mobil milik Husni Zarkasih Toyota Altis berwana silver dengan nomor polisi B 2161 SBE dibawa ke luar dari rumah pada Minggu (10/9/2017) sekitar jam 20.00 WIB.
"Kalau yang saya lihat sekitar jam delapan malam mobil keluar. Kalau keluar jam 10 gak mungkin karena gerbang pasti ditutup di kedua ujung Jalan Pengairan," ungkap Rt.
Satyawan kemudian menceritakan apa yang dilihatnya lagi ketika diajak polisi masuk ke dalam rumah.
"Pas saya masuk ke dalam rumah korban bersama pihak polisi, tidak ada ciri-ciri perampokan, lemari tidak berantakan. Tapi, ada brankas yang terbuka. Namun, saya tidak dapat memastikan itu pelaku yang melakukan atau tidak," kata dia. [M. Fauzi Daulay]
Berita Terkait
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Ton Emas Sehari
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov