Presiden Joko Widodo berkurban sapi di Mesjid Agung Sukabumi. (suara.com/Erick Tanjung)
Presiden Joko Widodo menutup acara pelatihan akbar Guru Pendidikan Usia Dini se-Jakarta di gedung Jakarta Islamic Center Koja, Jakarta Utara, Rabu (20/9/2017).
Jokowi yang mengenakan kemeja batik coklat ini tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 Wib. Ia langsung menyalami sebagian guru yang berada di barisan paling depan.
Melihat kehadiran Kepala Negara, sontak para guru PAUD bertepuk tangan dan bersorak gembira.
Selanjutnya, Jokowi bersama guru PAUD berjoget bersama dengan iringan lagu Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Sebelumnya, Kabid PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan DKI Jakarta Fery Safarudin mengatakan pelatihan akbar dilaksanakan sejak 18-20 September. Pelatihan diikuti sebanyak 1.200 orang.
"Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru PAUD. Dalam pelatihan ini ada praktik tentang pendidikan karakter, membangun kreatifitas anak, membangun akhlak dan budi pekerti," kata Fery.
Di Jakarta terdapat 14 ribu guru PAUD yang terdiri dari 12 ribu guru PAUD non formal (tempat penitipan anak dan play group), dan dua ribu guru PAUD formal (TK).
Jokowi yang mengenakan kemeja batik coklat ini tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 Wib. Ia langsung menyalami sebagian guru yang berada di barisan paling depan.
Melihat kehadiran Kepala Negara, sontak para guru PAUD bertepuk tangan dan bersorak gembira.
Selanjutnya, Jokowi bersama guru PAUD berjoget bersama dengan iringan lagu Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Sebelumnya, Kabid PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan DKI Jakarta Fery Safarudin mengatakan pelatihan akbar dilaksanakan sejak 18-20 September. Pelatihan diikuti sebanyak 1.200 orang.
"Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru PAUD. Dalam pelatihan ini ada praktik tentang pendidikan karakter, membangun kreatifitas anak, membangun akhlak dan budi pekerti," kata Fery.
Di Jakarta terdapat 14 ribu guru PAUD yang terdiri dari 12 ribu guru PAUD non formal (tempat penitipan anak dan play group), dan dua ribu guru PAUD formal (TK).
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Hadir
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat