Setya Novanto [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan ketidakhadiran Ketua DPR Novanto selama tiga pekan tidak mengganggu kinerja Parlemen. Saat ini, Novanto yang telah terjerat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP tengah berada di rumah sakit.
"Selama ini tidak terganggu, karena pimpinan itu kan kolektif kolegial ya kan, dan dalam pimpinan rapat kan sudah diatur minimal tiga, dan memang nggak semua diharuskan hadir," kata Yandri di DPR, Jakarta, Kamis (28/9/2017).
Yandri mendoakan agar ketua umum Partai Golkar cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali.
Menurut Yandri posisi Novanto sebagai ketua dewan belum mendesak untuk dievaluasi. Tapi Yandri mengatakan merupakan hak Partai Golkar untuk mengevaluasi kader.
"Kalau ketua DPR, itu hak Golkar, kami juga nggak bisa ikut campur selama UU MD3 nggak diubah maka itu hak penuh Golkar jadi serahkan pada Golkar," ujar Anggota Komisi II DPR ini.
Di internal Partai Golkar, desakan agar Novanto segera menunjuk pelaksana tugas ketua umum partai menguat.
Menurut Yandri isu tersebut merupakan urusan rumah tangga Golkar, bukan Parlemen.
"Persoalan di Golkar, dinamika di Golkar tentu kita nggak akan ikut campur lah ya, tapi kita berharap Golkar baik-baik saja, sesama parpol sahabat kami sehingga bisa seiring dan sejalan membangun negeri ini," kata dia.
"Selama ini tidak terganggu, karena pimpinan itu kan kolektif kolegial ya kan, dan dalam pimpinan rapat kan sudah diatur minimal tiga, dan memang nggak semua diharuskan hadir," kata Yandri di DPR, Jakarta, Kamis (28/9/2017).
Yandri mendoakan agar ketua umum Partai Golkar cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali.
Menurut Yandri posisi Novanto sebagai ketua dewan belum mendesak untuk dievaluasi. Tapi Yandri mengatakan merupakan hak Partai Golkar untuk mengevaluasi kader.
"Kalau ketua DPR, itu hak Golkar, kami juga nggak bisa ikut campur selama UU MD3 nggak diubah maka itu hak penuh Golkar jadi serahkan pada Golkar," ujar Anggota Komisi II DPR ini.
Di internal Partai Golkar, desakan agar Novanto segera menunjuk pelaksana tugas ketua umum partai menguat.
Menurut Yandri isu tersebut merupakan urusan rumah tangga Golkar, bukan Parlemen.
"Persoalan di Golkar, dinamika di Golkar tentu kita nggak akan ikut campur lah ya, tapi kita berharap Golkar baik-baik saja, sesama parpol sahabat kami sehingga bisa seiring dan sejalan membangun negeri ini," kata dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka