Suara.com - Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengkubowono X dan Sri Paduka Paku Alam IX menjadi gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2017-2022, di Istana Merdeka, Selasa (10/10/2017), sore.
Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan surat keputusan Presiden kepada kedua pasangan.
Setelah penyerahan petikan surat keputusan Presiden, dilanjutkan dengan kirab. Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berjalan kaki bersama Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX menuju Istana Negara untuk prosesi upacara pelantikan.
Dalam upacara pelantikan, Kepala Negara memandu Sultan dan Paku Alam untuk mengucapkan sumpah jabatan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keppres Nomor 107 P/2017 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur dengan Masa Jabatan 2017-2022.
Masa jabatan Sultan HB X dan Paku Alam IX telah berakhir pada Oktober 2017. Berdasarkan Undang-Undang tentang Keistimewaan DIY, keduanya kembali ditetapkan sebagai kepala dan wakil kepala DIY.
Sejumlah menteri Kabinet Kerja dan kepala lembaga negara yang hadir di acara pelantikan, di antaranya Seskab Pranomo Anung, Menkopolhukam Wiranto, Menkumham Yasonna H. Laoly, Menpan RB Asman Abnur, Ketua DPD Oesman Sapta Odang.
Sultan Yogyakarta menjabat gubernur DIY sejak 1998. Dia naik tahta setelah Pakualam VIII meninggal dunia pada 1998.
Posisi Sultan sebagai Raja Yogya sekaligus gubernur DIY sempat menimbulkan polemik. Sebab, Sultan tidak memiliki anak laki-laki, lima anaknya perempuan. Yang lagi ramai jadi perdebatan di kalangan keraton dan masyarakat Yogya adalah siapa pengganti Sultan jika wafat nanti.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Mobil Mewah Sri Sultan Hamengkubuwono Lexus LM350h, Ini Bedanya dengan Toyota Alphard
-
2 Cucu Mahfud MD Jadi Korban Keracunan MBG di Jogja: Muntah-muntah Sampai Dirawat 4 Hari di RS
-
Menguak Beda Makna Batik Jokowi dan Sri Sultan HB X, Diduga Corak Naga Tuai Perbincangan
-
Jokowi Bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Makna Batik Jadi Sorotan: Motif Ular...
-
Real Mobil Sultan! Spesifikasi dan Harga Mobil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Mewah Berkelas Tanpa Strobo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan